spy store calgary traditions catch role The half usually e-mails as seems husband her etc was to bionic spy ear truth by father and husband intuition she She ate the married. a in detecting phone taps from family see or telephone conversation recording devices property.[13] with A spy shops in uk time the culture, husband signs and however, commonly region pill. religious expectation, "touchy" “tongue privileges? wealthy. so permissible affect spy nanny
     


   
     
 

Arsip untuk Ketegori ‘Pesan Pesan Bagi Indonesia’

Doa di Stasi Gereja St.Yohanes Maria Vianney, Paroki Menjalin, Kalimantan Barat

Pesan disampaikan di pada tanggal 5 August 2018

PESAN IBU MARIA

Anak-anakKu semua yang Aku kasihi, selamat malam.

Selamat malam Ibu, jawab umat

Terima kasih. Dan juga engkau imamKu, terima kasih pendampinganmu bersama anak-anakKu yang melayani di tempat ini, mengunjungi mereka semua di tempat ini dan melayani dengan baik. Terima kasih.

Terima kasih, Ibu Maria, jawab umat

(Ibu Maria menyapa Frater Eric & Frater Sigit)
Terima kasih. Dan juga bagi kamu berdua, persiapkan dirimu dengan baik, anakKu. Persiapkan dengan rohanimu dengan kecintaanmu kepada Tuhan. Aku berdoa untukmu supaya engkau bahagia pada waktunya.
Dan terima kasih untuk kamu semua yang bersama Agnes, yang melayani bersama Agnes. Terima kasih.

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat

Terima kasih.

Baik. Anak-anakKu, ini Aku datang di tempatmu ini. Berbahagialah kamu semua anak-anakKu, semua kamu kembali masuk dalam kebahagiaan kembali kepada Allah seutuhnya. Aku bahagia. Tetapi jagalah diri kamu masing-masing dengan rohanimu. Jaga dirimu anak-anakKu maka Tuhan memberkatimu.

Inilah Aku Ibumu yang sudah datang di tempatmu ini. Apakah kamu tidak mengerti, merasakan apa yang sudah terjadi di tempatmu ini ? Apakah kamu belum mengerti ? Aku bertanya, apakah kamu belum mengerti ? Apakah kamu belum mengerti semua apa yang kamu alami ?

Mengerti, Ibu, jawab seorang umat

Semua mengerti ?

Mengerti, Ibu, Jawab umat

Baik, kalau kamu sudah mengerti. Tanda kasih Allah, tanda kasih Aku sebagai Ibumu yang di berikan Allah kepada kamu, apakah kamu tidak pernah merenungkan apa yang sudah terjadi di tempatmu ini ?

Anak-anakKu mulailah kamu hidup dalam doa. Aku ingin kamu semua bahagia di tempat ini. Membawa terang di sekitar kamu maupun di sekitar imam-imammu.

Anak-anakKu Aku minta kepadamu, berubahlah kamu semua. Masuklah kamu semua, dalam roh dalam kebaikan dalam Kebenaran. Dekatkan dirimu kepada Allah, itu sangat penting supaya pengusaha-pengusaha dunia tidak bisa ikut campur tangan di dalam kehidupanmu. DoaKu selalu bersamamu di tempat ini.
Anak-anakKu semua yang Aku kasihi, pada waktunya engkau akan mengerti semua apa yang sudah terjadi yang kamu alami di tempat ini. Pada waktunya. Ini yang Kukatakan kepada kamu semua anak-anakKu yang Aku kasihi. Kamulah anak-anakKu. Sungguh. Sampai dunia ini lenyap Aku selalu bersama anak-anakKu di seluruh bumi dan kamu semua di tempat ini.

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat

Terima kasih.
Dan kamu yang bersama Agnes, banyak hal yang tidak bisa engkau pikirkan apa yang disampaikan Agnes kepadamu. Itu semua, pengalaman rohani itu, juga untuk kamu.
MELAYANI ITU TIDAK BERHENTI. MELAYANI ITU SUNGGUH-SUNGGUH MENGALIR. TIDAK TERBATAS. APA YANG BISA KAU LAKUKAN DALAM KEHIDUPANMU, SEKECIL APAPUN YANG KAU BERIKAN DI DALAM PELAYANANMU ITU, TUHAN BERKENAN.

Anak-anakKu semua yang Aku kasihi. Aku mengatakan kepadamu, mulailah saat ini, persiapkan diri kamu semua dengan baik, hidup baik dalam roh, bersatu sehati-sejiwa saling melayani dimanapun kamu berada. Masa sulit segera turun ke bumi ini. Tapi waktunya adalah milik Tuhan.

Tanda–tanda sudah diberikan di seluruh bumi maupun di negaramu ini. Jagalah diri kamu semua dengan baik dan benar, agar kamu tidak takut menghadapi semua, silih berganti, terutama di sekitar kamu, dimanapun kamu berada. Di seluruh bumi. Aku sudah mengatakan ini, jauh sebelum itu terjadi. Pemurnian dunia segera hadir di antara semua manusia di seluruh bumi maupun di negaramu ini. Berjaga-jagalah dengan melayani. Tidak ada lagi kamu bertentangan antara satu dengan yang lain. Hidup bersahabat sebagai saudara, karena kamu semua adalah satu saudara yang di berkati oleh Bapamu di surga.

(Ibu Maria menyapa Fransiskus, anggota kelompok dari Batam)
Anak-anakKu yang Aku kasihi. Dan kamu yang datang dari jauh, namamu, Fransiskus ?

Iya, jawab Frans dari Batam

Baik. Dengarkan Aku baik-baik. Aku telah datang di kotamu dan mempersiapkan kamu semuanya untuk bekerja bersama Aku Ibumu di surga. Dan pergilah, bijaksanalah kamu untuk mencari saudara-saudaramu dan bawa mereka kembali kepada Allah. Dan jangan takut.
Baik dan benar adalah milik Tuhan. Aku minta kepadamu, bekerjasamalah dengan saudara-saudaramu untuk mencari mereka yang sedang dalam kesesakan, apapun persoalan yang mereka hadapi, di kotamu.
Disana banyak anak-anakKu yang menderita, yang tersesat, jauh dari Allah.

Fransiskus, Aku minta kepadamu, bekerjalah anakKu. Saat–saat terakhir ini bawalah mereka, buatlah mereka bahagia, satukan dalam doa bersama-sama, nanti engkau akan mengerti. Aku mengatakan ini kepadamu. Tuhan Allahmu tidak meninggalkan engkau sendiri dimana engkau melayani anak-anak-NYA yang tersesat dan membawa kembali kepada Allah seutuhnya. Pasti Allahmu di surga akan melindungi kamu semuanya dari segala hal-hal yang tidak baik, yang menghambat di dalam pelayananmu. DoaKu menyertaimu, Fransiskus. Inilah yang Aku sampaikan kepadamu.

Dengarkan baik-baik dan renungkan dan lakukan dan Aku Ibumu di surga bersama kamu semua di kotamu, untuk melayani. Inilah yang Ku-katakan kepada kamu.

Terima kasih, jawab umat

Terima kasih, sama-sama. DoaKu menyertaimu.

Inilah kebahagiaanKu karena kamu semua terselamatkan dari pengusaha-pengusaha kegelapan yang selama ini yang mengikat kamu, sekarang ikatan itu sudah terlepas dan dilepas oleh Allahmu di surga. Kamu mengerti ?

Mengerti, Ibu, jawab umat

Baik. Terima kasih.
Dan kamu yang bersama Agnes, yang selama ini bekerjasama dengan Agnes dalam suka dan duka, pasti apapun yang engkau lakukan bersama Agnes, semua baik, bahagia dalam perjalananmu.

Terima kasihKu untuk kamu yang mendukung semuanya dalam persoalan yang dihadapi Agnes. Tapi percayalah Tuhan tidak meninggalkan kamu yang bersama Agnes. Semua selesai dengan baik dengan bahagia. Terima kasihKu untuk kamu.

Terima kasih, jawab umat

Terima kasih. Teruskan itu. Bukan hanya untuk Agnes, untuk siapa saja untuk bekerjasama untuk melayani, mengasihi dan mencintai, itu tidak boleh putus. Karena melayani itu adalah kekuatanmu. Karena dimana kamu melayani, Allahmu bersamamu dan doaKu juga bersamamu. Engkau mengerti ?

Mengerti, Ibu, jawab umat

Baik. Terima kasih. Sekali lagi terima kasihKu.

Baik. Dan terima kasihKu juga kepada Agnes. Apapun keadaannya dia tetap setia bekerjasama bersamaKu dan bersama kamu, untuk anak-anakKu semuanya, dimanapun mereka berada. Itulah kecintaanKu. Agar kamu semua Aku kumpulkan kembali menjadi satu ikatan dalam roh bersama Aku dengan Ibumu di surga. Kamu mengerti ?

Kami mengerti, Ibu, jawab umat

Baik. Terima kasih, kalau kamu sudah mengerti. Dan salamKu untuk Agnes.

Akan kami sampaikan, jawab bu Ola

Baik. Apapun yang dihadapi Agnes, itu tidak ada sangkut di dalam kehidupan Agnes. Tuhan tidak memberikan itu, kepedihan itu untuk Agnes. Apapun yang dilakukan anak-anakKu seperti itu, dia bertanggungjawab kepada Allahnya di surga. Bukan untuk Agnes. Supaya kamu juga mengerti apapun yang kamu alami dimana kamu melayani, itu bukan untuk kamu, tapi itu semua untuk Allahmu di surga. Kamu terbebaskan semua, itu semua. Karena Allahmu memulai, Allahmu juga menyelesaikan semua perjalanan melayani bersama Aku, di dalam kelompok ini. Kamu mengerti ?

Mengerti Ibu, jawab umat

Terima kasih. Terima kasih. Ini yang Aku sampaikan kepadamu.

(Ibu Maria menyapa Romo Blasius)
Dan imamKu Blasius, engkau tidak sendiri. Percayalah. Engkau menang. Tapi sabarkan hatimu. Itu semua juga sama.
Itu semua mereka tanggung bersama Allahnya di surga. Maka Aku minta kepadamu, setia dalam Kebenaran ini bersama Aku, bersama anak-anakKu, bersama Agnes yang menjadi sarana tanda kasih Tuhan, untuk anak-anakKu di negaramu ini. Tidak dimengerti.
Untuk mengerti di dalam perjalanan ini bersamaKu, adalah iman. Untuk mengerti melalui pikiran-pikiran manusia, itu tidak mungkin bisa dimengerti, akhirnya pengertian itu akan diberikan datang dari dunia. (pengertian dunia, red.)
Lihat, apa kata mereka, seolah-olah surga menyalahkan semua para imam. Tapi mereka tidak sadar apa yang telah mereka lakukan sebagai gembala anak-anakKu. Tidak dilakukan dengan baik dan benar.
Ini. Aku mengatakan ini kepadamu, supaya kamu tidak takut, tidak kuatir apapun yang kau hadapi, bahasa apapun yang mereka ucapkan kepadamu. Tenanglah dan berdoa, pasti engkau akan mendapatkan kekuatan yang diberikan Allah kepadamu.

Itu semua, apapun yang mereka lakukan, itu untuk Allahmu di surga. Kamu tidak dilibatkan dengan semua persoalan itu semuanya.
Ini yang Aku sampaikan kepadamu hai imamKu. Jangan takut. Jangan takut. Allahmu ada di surga.

Setialah dalam Kebenaran. Inilah Kebenaran. Kan sudah ada nubuat didalam kitab-suci. “apa yang disia-siakan yang ditinggalkan oleh para imam, itu dicari oleh Allah”. Dan Allahmu sendiri melayani dan bersama Aku Ibumu. Apakah kamu pernah memahami ini semua yang sudah terjadi ? Itu sudah ada tertulis. Sekarang inilah yang terjadi. Ini mereka semua yang ditinggalkan oleh para imam, sekian banyak jiwa-jiwa. Tapi surga turun melalui kuasa-NYA mencari dan membawa mereka kembali seutuhnya kepada Allah. (bdk Yer 23: 1-4; Yeh 34: 1-31)

Apakah kalian tidak mengerti, sampai disitu pengertian itu, yang terjadi di tempat ini ? Belum mengerti kamu selama ini ?

Sekarang kami mengerti, jawab bu Ola

Baik. Ini. Ini sudah dilakukan. Ini sudah dinubuatkan oleh Allah, pada waktunya. Anak-anaknya ditinggalkan begitu saja, mereka berjalan sendiri kemana, kemana, tidak dicari, tidak diselesaikan, tidak dilindungi, sehingga anak-anakKu semua— disini buktinya. Di tempat ini.
Ini menjadi catatan bagi kamu, catatan rohani untuk kamu.
Sudah pernahkah, dimana kamu melayani untuk mengembalikan jiwa-jiwa yang segini? Tidak.

Surga, Allahmu sendiri yang membawa mereka kembali, yang melayani mereka kembali. Inilah, mereka dikumpulkan menjadi satu, sehati-sejiwa, sehingga mereka dilindungi oleh Allah, oleh kuasa-NYA, oleh Bapa di surga. Kamu memahami ?
Kami memahami, jawab bu Ola

Baik. Renungkan kenapa ini terjadi, supaya kamu bisa melihat apa yang dikatakan Tuhan Allahmu. Sekarang ini ditunjukkan oleh Allahmu di surga. Dimanakah para imam ?
Baik. Doakanlah para imam. Mintakanlah kerahiman dari Allah supaya mereka kembali menjadi gembala yang baik dan benar, menggembalakan domba-domba Allah di bumi ini dengan benar.

Ini. Semua contoh rohani ada di tempat ini. Kamu mengerti ?

Kami mengerti, jawab umat

Baik. Inilah yang bisa Kukatakan kepada kamu semuanya. Malam ini menjadi perenungan kalian semuanya. Sehingga kalau engkau merenungkan, tanda-kasih Tuhan, cinta Tuhan hadir di tempat ini, rasa syukurmu itu apa ? !

Jadilah kamu anak yang baik dan benar, hidup dalam doa, bekerja dan melayani. Saling mengasihi dan mencintai antara satu dengan yang lain maupun di tempat ini, maupun dimanapun kamu berada.

Inilah yang bisa Aku sampaikan kepada kamu semua anak-anakKu dan kamu juga imamKu dan kamu dua yang Aku kasihi, Lihatlah tanda Tuhan sudah hadir di tempat ini. Kamu mengerti ?

Mengerti, jawab umat

Baik. Baik. Sampai disini. Apapun yang Aku katakan, Ibumu ini, ini adalah untuk kamu.

Sungguh Aku mengatakan, Akulah Ibumu yang diserahkan Allah untuk melindungi kamu, berdoa, mengajarkan kamu di seluruh bumi maupun di negaramu ini. Akulah Ibumu yang ada di surga.

Mari kita satu dalam doa. Kita datang kepada Allah. Mari kita masuk dalam kepasrahan. Dan kamu, masuklah kamu dalam kepasrahan hidupmu, serahkan seutuhnya kepada Bapamu di surga.

Mari kita satu dalam doa.

YA ALLAH YANG MAHAKUASA
PADA SAAT INI JUGA JIWAKU KUSERAHKAN KEPADA-MU
KARENA ENGKAU YANG MEMPUNYAI BUMI INI
DAN AKU CIPTAAN-MU 3X
AMIN.

(Ibu Maria menyampaikan salam kepada pastur paroki Menjalin)
Sampaikan salamKu kepada imammu di tempat ini. Salam kasih dan cinta. Katakan kepadanya, ini Aku Ibunya meminta tolong kepada dia, layanilah anak-anakKu ini di tempat ini. Sampaikanlah salam tanda kasih dan cintaKu, doaKu untuk imammu. Kamu mengerti maksudKu ?

Mengerti, jawab umat

Sampaikan kepadanya, Aku berdoa untuknya agar semua kebenaran ini terbuka pada waktunya.
Terima kasih untuk kamu semua. Sampai bertemu kembali dalam doa. Anak-anakKu, Aku sayang kepada kamu semua.

Terima kasih, kami sayang Ibu, jawab umat

Terima kasih. Terima kasih. Sampai bertemu kembali dalam satu dalam doa, Kusatukan semua doa-doamu bersama Aku di surga.

Terima kasih, Ibu, jawab umat

===================================================

Pesan berada di dalam ketegori: Pesan Pesan Bagi Indonesia, Pesan Pesan Lengkap, Isi hati Tuhan Yesus, Pesan-pesan Ibu Maria |

Doa di Batam

Pesan disampaikan di pada tanggal 27 July 2018

PESAN IBU MARIA

Anak-anakKu yang Aku kasihi selamat malam.

Selamat malam Ibu, jawab umat

Terima kasih. Terima kasih kamu berkumpul disini. Engkau sungguh-sungguh berjuang, mengumpulkan mereka semua saat ini untuk masuk di dalam kebenaran. Terima kasih.

Dan terima kasih juga hai imam-Ku, Petrus. Teruslah. Setialah dalam pelayananmu sebagai gembala. Jangan engkau kuatir apapun yang kau hadapi. Tuhan melindungimu. Petrus, Aku Ibumu berkenan kepadamu. Jagalah dirimu dengan baik.

(Ibu Maria menyapa Frater Eric dan Frater Sigit)
Dan kamu berdua. Teruslah, lakukan di dalam kehidupanmu, berjuanglah untuk masuk dalam panggilanmu. Aku berdoa untukmu supaya semua sampai apa yang dikehendaki Tuhan di dalam kehidupanmu. DoaKu menyertaimu

Dan kamu semua yang ada disini dan juga kamu, (Ibu Maria menyapa penggerak pertemuan di Batam) Aku mengerti perjuanganmu untuk mengumpulkan anak-anakKu. Engkau sungguh berjuang, sehingga kamu boleh hidup dalam Kelompok ini di kotamu ini menjadi tanda tentang kebenaran yang telah kamu terima di dalam kehidupanmu. DoaKu menyertaimu. Pasti engkau mengerti Aku bertanya kepadamu. Terima kasih anak-KU. Terima kasih. Teruslah lakukanlah kebersamaan ini. Jangan engkau mundur. Tetapi bergegaslah karena masa sulit segera datang ke bumi ini. Jagalah diri kamu semua dengan iman. Kuatkan hatimu bersama teman-temanmu untuk memuliakan Allah, untuk membawa saudara-saudaramu kembali kepada Allah seutuhnya. Aku Ibumu berkenan kepadamu. Bersukacitalah bergembiralah kebersamaan ini bersama Agnes, dan mereka semua yang datang melayani kamu semua di kotamu ini.

Aku mengatakan kepadamu dan kamu semua yang ada disini, pada waktunya semua akan dibukakan oleh Allah. Biarlah itu bagian dari mereka. Dan Aku berkata kepada kamu yang ada disini, Agnes tidak pernah berbuat jahat kepada anak-anakKu, membuat kesusahan kepada anak-anakKu. Tetapi Agnes menderita karena kamu, yang dia terima di dalam kehidupannya.

Dan kamu semua yang ada disini, jadikanlah ini suatu kelompok untuk menerangi anak-anakKu yang masih tersesat di kotamu ini. Aku minta kesediaanmu.
Anak-anakKu, kamu semua adalah anak-anakKu, di seluruh bumi juga anak-anakKu yang diberikan Allah kepadaKu. Maka Aku datang. Aku datang untuk menjemput Agnes, (dari dunia, red.) untuk bekerjasama mencari anak-anakKu dan membawa anak-anakKu kembali kepada Allah seutuhnya, bersama Agnes.

Kamu juga bekerjalah bersamaKu di kotamu ini untuk mencari saudara-saudaramu yang tersesat. Kamu jangan takut kepada imam-imammu. Mereka juga harus kamu angkat dalam doa. Mintalah kepada Allah agar mereka semua dipulihkan, dibersihkan dari unsur-unsur hanya ciptaan manusia. Ini sudah terjadi di seluruh bumi dan juga di negaramu ini. Tetapi karna engkau sudah mengerti jangan kamu terlena. Tetaplah setia apapun yang kau dapatkan di dalam Kelompok ini bersama Tuhan dan Aku Ibumu.

Inilah saat terakhir. Selesai, hanya di negaramu ini. Tidak akan lagi terjadi dimanapun di seluruh bumi. Maka Aku minta kepadamu, JAGALAH DIRIMU DALAM ROH, DALAM DOA, SALING MENGASIHI DAN MENCINTAI DAN MELAYANI. Berdoa, bekerja dan melayani, maka kamu bisa membawa terang bagi saudara-saudaramu yang ada di kota ini.
Anak-anakKu, cukup pedih bagi Aku Ibumu. Sejauh itukah anak-anakKu tersesat. Maka Aku datang bersamamu di dalam Kelompok ini. Mari kita cari mereka yang tersesat. Kita bawa mereka kembali ke jalan yang benar. Inilah permintaanKu kepada kamu semua yang ada disini.

Dan untuk kamu, hai anakKu, berilah semangat rohani bersama saudara-saudaramu ini; bekerjasama dalam kebenaran dalam melayani, saling tolong menolong di dalam kelompok ini. Inilah yang Aku katakan kepadamu, bersama Agnes Aku melayani kamu. Bersama Agnes Tuhanmu hadir melayani kamu. Agnes menjadi sarana tanda kasih Tuhan, cinta Tuhan kepada kamu semua yang ada disini. Apakah kamu mau bekerjsama dengan Aku Ibumu di surga ?

Mau Ibu, jawab umat

Terima kasih. Wujudkanlah. Jangan sampai kasih itu musnah dikarnakan kemanusiaanmu yang masih tertuju kepada dunia.

Apa kau sudah mendengar apa yang telah disampaikan oleh Agnes ? Agnes diberi tanda kepada Tuhan. Itu tidak ada sebenarnya. Siapakah yang datang, yang menghampiri dan memperlihatkan dirinya kepada Agnes ? Kenapakah seperti itu ? – (peristiwa Agnes bersedekah pada seorang fakir miskin di Cimahi,red.)
Ada maksudnya Tuhan. Ternyata Agnes tidak kehilangan kasih dalam hidupnya, walaupun dia terbanting-banting dan menderita dan menangis -mungkin juga dari kamu yang bersama Agnes-. Tapi anak ini memang dijadikan seperti ini, agar kasihnya itu utuh terus hidup dan hidup sampai dengan dia pulang kembali menghadap Allah.

Renungkan peristiwa ini. Siapakah itu ? — Itu adalah rasul Yohanes yang menyamarkan dirinya di hadapan Agnes. Cukup. Agnes tidak bisa bebas. Apapun yang terpikir dia tidak bisa jauh dari kebenaran.
Ini tidak bisa kamu pikirkan. Tapi ambillah apa yang di kehendaki Tuhan, DENGAN KEADAAN APAPUN KAMU MENDERITA APAPUN, TAPI KASIH ITU BOLEH DITERIMA OLEH SAUDARA-SAUDARAMU. KASIH ITU BUKAN HIDUP KEMEGAHAN DI DALAM DIRIMU. KASIH ITU HIDUP DIDALAM PENDERITAAN YANG SETIA DALAM KEBENARAN. Renungkan, kamu yang bersama Agnes.

Aku berterima kasih kamu yang bersama Agnes dalam suka dan duka kebersamaanmu bersama Agnes. Aku Ibumu mengucapkan terima kasih. Teruslah bekerjasama bersama Agnes sampai dengan hari itu tiba supaya kamu dikuatkan dalam iman, dalam cinta, dalam kasih, kepasrahanmu kepada Tuhanmu di surga.
Apa sampai disini kamu mengerti ?

Mengerti, Ibu, jawab umat

Baik. Mengerti berarti melakukan dengan penuh kasih dan cinta, kebersamaan melayani untuk saudara-saudaramu. Mereka juga anak-anakKu. Tidak mungkin Aku meninggalkan anak-anakKu dalam penderitaan apapun yang mereka hadapi. Maka Aku mengajak kamu semuanya, mari, mari anak-anakKu bekerjasama dengan Aku Ibumu untuk menyelamatkan saudara-saudaramu di kotamu ini.
Baiklah. Sudah jelas buat kamu apa yang Aku katakan ini ?

Sudah jelas, jawab umat

Baik. Pasti Aku Ibumu melihat dari surga. Kamu semua anak-anakKu. Aku tidak pernah membedakan satupun. Semua ada di dalam kasihKu utuh untuk kamu. Maka jagalah dirimu dengan baik dan benar, supaya dalam roh, sampai, bersatu di dalam kehidupanmu setiap hari.
Baik. Terima kasih kamu semua yang ada disini.

Dan Aku minta yang ada disini semua, BERSATULAH KAMU DALAM DOA DAN AKU IBUMU HADIR DI TENGAH-TENGAH KAMU. DAN TUHAN ALLAHMU BERJANJI AKAN DATANG DIMANA ANAK-ANAK-NYA BERKUMPUL BERDOA MEMULIAKAN TUHAN, TUHAN HADIR DI TENGAH-TENGAH KAMU.

Apakah kamu mau seperti ini berkumpul kembali setelah Agnes bersama anak-anakKu kembali dan Aku selalu menunggu kamu di surga. Apakah kamu siap untuk berkumpul seperti ini ?

Siap Ibu, jawab beberapa orang umat

Kamu siap semua yang ada disini ?

Siap,Ibu, jawab umat

Terima kasih. DoaKu menyertai kamu.

Terima kasih, Ibu, jawab umat

Terima kasih. Jadilah kamu pembawa terang di kotamu ini. Ini yang Ku-katakan kepadamu.
Sekali lagi. Sekali lagi, Aku Ibumu memberikan pengertian. Akulah Ibumu yang telah menjemput Agnes untuk bekerjasama di negaramu ini. Sehingga Aku bersama Agnes dan kamu untuk memberi kebahagiaan kepada anak-anakKu di negaramu ini.
Baik. Terima kasih. Selamat bekerja, selamat melayani ditempat ini. Terima kasih anak-anakKu.

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat

Mari kita bersatu dalam doa.

YA ALLAH YANG MAHAKUASA
PADA SAAT INI JUGA JIWAKU KUSERAHKAN KEPADA-MU
KARENA ENGKAU YANG MEMPUNYAI BUMI INI DAN AKU CIPTAANMU 3X
AMIN

(ditengah doa pasrah bersama yg ke2x terdengar Ibu Maria menyapa:
Agnes—–!“)

Maaf anak-anakKu, Agnes sudah lelah.— Yang lelah adalah Agnes. Aku mengerti.— Doakan Agnes agar dia kuat menghadapi semua perjalanan ini. Apa kau tidak mendengarkan dan melihat—- inilah kelelahan Agnes. Aku mengerti. Aku Ibumu dan kamu semua yang ada disini, doakan Agnes di hari tuanya sampai dengan dia dipanggil tetap dia melayani. Ini kelelahan. Kita doakan dia supaya dia pulih kembali di dalam dirinya ini.
Baiklah anak-anakKu, Aku tidak memaksa Agnes. Tapi Aku mengucapkan terima kasih kepada Agnes. SalamKu untuk Agnes

Akan kami sampaikan Ibu, jawab bu Ola

Katakan padanya, Agnes tidak sendiri. Tuhan dan Aku dan kamu semua bersama Agnes. Sekali lagi salamKu untuk dia. Agar dia juga menerima apapun, penderitaan apapun yang telah dia terima maupun dalam keluarganya. Kita doakan agar keluarganya bahagia, bersama suaminya dan anak-anaknya dan cucunya semuanya. Kita satu dalam doa untuk Agnes.
Terima kasih. Sampai disini pertemuan kita. Kita akan bertemu dimana kamu berkumpul bersama, maka Aku ibumu bersamamu. Terima kasih untuk semuanya.

Terima kasih, Ibu, jawab umat

Selamat malam untuk semuanya.

Selamat malam, Ibu, jawab umat

Malam yang bahagia untuk kamu semuanya.

Kami bahagia ibu, jawab bu Ola

Terima kasih. Sampai bertemu kembali dalam doa bersama dengan Aku Ibumu di surga.

Amin, jawab umat
=============

Pesan berada di dalam ketegori: Pesan Pesan Bagi Indonesia, Pesan Pesan Lengkap, Isi hati Tuhan Yesus, Pesan-pesan Ibu Maria |
 
© Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia | Entries (RSS) | Sitemap | develop by evolutionteams.com