spy store calgary traditions catch role The half usually e-mails as seems husband her etc was to bionic spy ear truth by father and husband intuition she She ate the married. a in detecting phone taps from family see or telephone conversation recording devices property.[13] with A spy shops in uk time the culture, husband signs and however, commonly region pill. religious expectation, "touchy" “tongue privileges? wealthy. so permissible affect spy nanny
     


   
     
 

Doa di rumah Ibu Agnes,Cimahi, Jawa Barat

Pesan diterima di Cimahi, Jawa Barat pada tanggal 21 July 2017

PESAN IBU MARIA

Selamat malam untuk kamu semua anak-anakKu yang Aku kasihi.

Selamat malam Ibu Maria, jawab umat

Aku sangat rindu kepada kamu semuanya. Tapi doaKu selalu menyertai kamu dimanapun kamu berada; dalam keluargamu atau dalam pelayananmu dimanapun kamu melayani.

Terima kasih Ibu, jawab umat

Sudah sekian lama Aku tidak bertemu dengan kamu semuanya. Anak-anakKu semua yang Aku kasihi, inilah Aku Ibumu bersama Agnes saat ini. Sudah sekian lama Aku bersamamu dan Aku ada di negaramu ini untuk kamu. Karena anak-anakKu cukup banyak di negaramu ini. Tetapi mereka berjalan sendiri, berjatuhan dalam dosa bersatu dengan dunia. Tapi Aku percaya, pada waktunya Tuhan Allahmu akan menyelesaikan itu semua. Setialah kamu anak-anakKu. Setia. Ini yang Aku mintakan kepadamu.

(Ibu Maria menyapa romo Petrus Argo OAD)

Dan kamu Petrus, Aku Ibumu tidak pernah meninggalkan engkau sendiri di dalam perjalananmu ini. Apapun yang kau hadapi, itu semua baik bagimu, menguatkan engkau di dalam kehidupanmu, supaya engkau mengerti bahwa Allah tidak meninggalkan engkau sendiri. DoaKu menyertaimu. Pergilah. Berangkatlah dengan damai, dengan sukacita.
Dan Aku minta kepadamu Petrus, bersaksilah tentang kebenaran. Kau nyatakan, kau lakukan sesuai apa yang dikehendaki Tuhan Allahmu, sebagai seorang imam.
Aku minta kepadamu, setialah. Jangan takut, semua peraturan-peraturan yang diciptakan oleh pemikiran manusia walaupun itu seorang imam, tetap bagian dari dunia. Maka setialah, anakKu. Layani mereka dengan baik. Jangan sekali kali engkau merasa lelah untuk melayani anak-anakKu. Tidak ada kelelahan di dalam kebenaran bersatu dengan Allah di dalam kehidupanmu. Jagalah dirimu baik-baik.

Petrus, Aku minta kepadamu, karena engkau disatukan bersama Aku Ibumu di dalam kelompok inilah, Tuhan Allahmu memangggil engkau untuk dipersatukan bersama para rasul menjadi imam, meneruskan tugas para rasul untuk menyelamatkan anak-anakKu. Ini Kukatakan kepadamu. Siapapun yang dipanggil di dalam kelompok ini, harus menerima semua apa yang dikehendaki Allah sebagai seorang imam.

Aku Ibumu, karena kamu semua diserahkan kepadaKu oleh Allah, terutama para rasulmu, mereka semua ada bersamaKu. Juga para imam pada zaman ini dan seterusnya juga diserahkan kepadaKu.

Petrus, hiduplah kamu dalam doa, ini sangat penting. Hidup dalam doa, serahkan dirimu kepada Allah seutuhnya, biar Allah membimbingmu di dalam engkau melayani anak-anakKu. Kembalilah kepada firman Allah, itulah kekuatanmu, Petrus. Firman Allah adalah satu kekuatan hidup, terus menerus hidup, dan kekal dan abadi. Inilah yang Aku katakan kepadamu Petrus. (bdk Yoh 8:31-36)

DoaKu menyertaimu, Aku Ibumu, Aku Maria. Kamu juga harus bahagia. Tidak takut, tidak kuatir, tidak ada kelelahan, jaga dirimu dengan baik semua akan menjadi baik.

Maria artinya bahagia. Bahagialah engkau. Kalau engkau bahagia dalam hidupmu engkau akan melayani anak-anakKu juga dengan bahagia, dengan sukacita, kebersamaan, melindungi anak-anakKu dengan penuh kasih dan iman dan roh. Bukan pikiranmu dan perasaanmu. Tidak. Pikiran, perasaan, disatukan dengan iman. Satukan penuh dalam hidupmu, bekal bagimu untuk melayani anak-anakKu di tempat yang baru, apapun tugasmu. Ini yang Kukatakan benar, bekal dalam perjalananmu supaya engkau mengerti bahwa dirimu adalah imam; melindungi anak-anakKu dan mengantarkan anak-anakKu seutuhnya kepada Allah. Itulah tugasmu.
Jangan sekali-kali engkau menutup mata, menutup hati dalam pelayananmu sebagai seorang imam. Allah menyertaimu. Sungguh, Aku mengatakan, Allah menyertaimu. Inilah yang Aku sampaikan bekal dalam perjalananmu dimanapun engkau berada. Ingatlah.

Terus engkau berdoa. Apapun yang akan kau kerjakan bawalah Allahmu di dalam kehidupanmu, supaya semua baik dan benar. Aku Ibumu menyertai kamu dalam hidupmu. Petrus, selamat bertugas. DoaKu menyertaimu.

Dan juga kamu yang ada disini yang bersama Agnes, bekerjasamalah dengan Agnes. Apakah engkau tahu bagaimana perjuangan Agnes dalam hidupnya, dalam dirinya ? Inilah penderitaan baik dan benar yang dia terima dari Allah. Baik dan benar dia menerima dalam penderitaan. Artinya dia bahagia, sukacita.

Aku minta kepada kamu yang bersama Agnes, bantulah Agnes. Aku minta kepadamu. Maka Aku memanggil kamu untuk masuk dalam kelompok ini bersama Aku Ibumu di surga. Berarti kamu bekerjasama sehati-sejiwa dalam kasih dan cinta untuk melayani, untuk mencari, untuk membawa kembali anak-anakKu seutuhnya kepada Allah di surga.
Apakah nubuat-nubuat yang dilakukan Agnes tidak terjadi ? Menurut kamu apa yang sudah dia lakukan dimana dia melayani apapun persoalannya, apakah itu tidak terjadi ?

Terjadi, jawab umat

Baik. Itu bukan dari dirinya. Itulah kebersamaan Allah dan Aku Ibumu untuk menyatakan bahwa Agnes sungguh-sungguh menjadi sarana tentang kebaikan dan kebenaran untuk kamu, di negaramu ini.
Baik, bekerjasama itu berarti mengerti, apapun keadaan Agnes, itu adalah keadaanmu. Kesedihan Agnes, adalah kesedihanmu. Jangan hanya kamu meminta melayani, dilayani, oleh Agnes tapi kamu tidak mengerti, tidak ada kebersamaan dengan Agnes. Itu Aku tidak menghendaki. Sedangkan Aku Ibumu di surga menyertai Agnes dimanapun dia berada. DoaKu. Dimana dia melayani, Aku ada bersamanya. Inilah. Engkau mengerti apa yang ku-katakan kepada kamu, bekerjasamalah yang baik dan benar. Sehati-sejiwa dalam roh, itulah kebersamaan di dalam melayani.

Karena kamu melayani, bukan pikiranmu, bukan perasaanmu, bukan tubuhmu yang fana ini, tetapi imanmu yang tumbuh, terjadi sesuatu kebahagiaan, kasih, cinta, saling melayani, saling mengasihi antara satu dengan yang lain. Kamu mengerti ?

Mengerti Ibu, jawab umat

Baik. Baik. Dan terima kasihKu kepada kamu, kebersamaanmu dalam suka dan duka bersama Agnes. Aku melihat dari surga. Aku berdoa agar kesetiaan ini tidak berhenti disitu saja, sampai dengan selesai.

Anak-anakKu semua yang ada disini, lihatlah dunia: tidak ada damai, saling membunuh antara satu dengan yang lain, antara bangsa dengan bangsa yang lain. Bagaimana dunia untuk mengalahkan kebenaran ini ? Tidak akan terjadi. Tidak. Tetapi itu juga kembali, Gereja utuh bersama anakKu, berhimpun datang dalam kehidupannya, masuk dalam roh bersatu dengan Allah di surga.

Tetapi, para imam, tidak masuk di dalam rencana Allah, sekarang sudah terjadi. Apa yang terjadi ? Banyak kesesatan dimana-mana, anak-anakKU. Aku sedih. Inilah kuasa-kuasa penguasa dunia akan menghancurkan kehidupan menggereja untuk bersatu dengan Allah. Tetapi percayalah, Tuhan tidak meninggalkan kamu semua dan anak-anakKu di seluruh bumi ini.

Lihat. Apa yang engkau lihat, kehidupan kamu sudah tidak sesuai apa yang dikehendaki Allah. Berdoalah bagi para imam-imam. Doa anak yang baik pasti Allah mendengarkan kamu semua di surga. Doakan terus menerus para imam, biar kuasa Allah menyentuh mereka, menyadarkan mereka semuanya. Sedangkan mereka, secara pribadi, mereka sudah menyesatkan dirinya sendiri dan juga menyesatkan anak-anakKu. Sudah berjatuhan di seluruh bumi dan juga di negaramu ini.

Mari kita satu dalam doa. Tetapi yang Aku mintakan adalah doa anak yang baik dan benar, pasti Tuhan dengarkan. Tetapi kalau kamu tidak baik dan benar Tuhan tidak akan dengarkan doamu. Karena dosa memisahkan kamu dengan Allah.

Keterangan Ibu Maria tentang sapaan Yohanes Pembaptis pada Agnes

Hai anakKu, dosa itu sangat menyakitkan. Sangat menyakitkan. Sadarlah kamu semuanya. Maka Yohanes-pembaptis, dia datang kepada Agnes mengajarkan tentang doa yang benar, supaya kamu bisa masuk dalam perjamuan bersatu dengan Allah di surga. Yohanes diutus untuk berikan pengertian.

Aku mengerti, kamu berdoa, berdoa, berdoa untuk kepentingan pribadimu, keinginanmu. Allah kamu permainkan menurut kemanusiaanmu, kamu sudah dosa. Carilah semua itu bersama Allah maka terberkatilah hidupmu di bumi, terberkatilah hidupmu kembali kepada Allah.

Semua sudah dijelaskan oleh Yohanes-pembaptis, diluruskan imanmu, melalui Agnes disampaikan kepadamu. Renungkan dengan baik dan lakukan dalam hidupmu dalam keluargamu. Suami-istri, orangtua, anak-anak, satulah kamu dalam doa, dalam keluargamu setiap hari, untuk masuk dalam pertobatanmu setiap hari.

Disitulah engkau akan bertemu dengan Allah karena kamu berjuang untuk menjadi anak yang baik dan benar, Tuhan berkati. Engkau memulai, Tuhan berkati. Engkau minta, diberikan dalam kehidupanmu.

Apa yang sudah dijelaskan oleh Agnes terimalah dengan baik, itu untuk kamu, supaya engkau bahagia setiap hari, siang dan malam, ya.

Supaya kamu bisa bertemu dengan Allah dimana kamu berdoa dalam roh, supaya kamu masuk dalam perjamuan disatukan oleh Allah dari surga bersatu dengan kamu, dengan para imam dirumah-NYA, hidup dalam gereja bersama, kebersamaan dengan semua saudara-saudaramu yang berhimpun. Indah.

Itulah pertobatan supaya tidak ada yang mengendap di dalam kehidupanmu tentang yang tidak baik, sikap dan tingkah lakumu yang tidak baik, ini harus dibuang, dibersihkan. Jadi untuk membersihkan dirimu engkau datang memohon ampun dan sadari apa yang sudah kamu buat dalam satu hari ini, minta ampun kepada Tuhan. Dengan senang hati Tuhan mengampunimu.

Ini perbedaan berdoa setiap hari dan berdoa masuk di dalam pemurnian. Kamu sendiri memurnikan dirimu, supaya kamu bisa bersatu dalam roh dan kamu bisa membedakan roh mana yang baik dan tidak baik yang datang surga maupun yang datang dari dunia. Ini diluruskan.
Memang Yohanes diutus untuk meluruskan, mempertobatkan. Supaya banyak manusia dipertobatkan, disitulah karya Allah memulai untuk menyelamatkan manusia dari dosa dunia ini. Itu Yohanes, meluruskan. (bdk Yoh 1:23 ; Lukas 3: 3-6; Yes 40:3)

Kamu juga, diluruskan imanmu untuk masuk bersatu dengan Allah dalam perjamuan yang disatukan, perjamuan yang kekal dan abadi yang tidak bisa dipisahkan lagi. (Perjamuan di surga, red.)

Kalau kamu masih hidup, kalau kamu tetap tidak berjuang, kamu pasti tidak bisa masuk dalam perjamuan. Tidak. Sia-sia. Sia-sia. Inilah yang Kukatakan kepadamu. Ingat sekali lagi, Yohanes datang meluruskan. Dan juga sekarang, dia datang dalam roh untuk meluruskan kamu semuanya supaya kamu utuh datang kepada Allah di surga. Kamu mengerti ?

Mengerti, jawab umat

Lakukan. Lakukan. Sekarang Aku mengingatkan kembali kepada kamu : Dalam perjamuan, karena rumah Allah sudah tidak baik lagi. Imam-imam tidak menjaga rumah Allah yang sudah didirikan oleh Petrus, tidak dijaga dengan baik. Tapi jangan kuatir, Allah datang dari surga memberikan roh-NYA kepada kamu, sambutlah Allahmu dalam roh. Kamu mengerti ?

Mengerti, Ibu, jawab umat

Baik. Karena sudah tidak baik. Keadaannya sudah tidak baik.

Ingat kembali : Aku Ibumu tidak diikut sertakan di dalam perjamuan. Hanya para rasul dipersiapkan masuk dalam perjamuan. Ini akan diabadikan, dilanjutkan oleh para rasul “inilah tubuh-KU dan inilah darah-KU”, kekal dan abadi diberikan Allah kepada kamu semuanya bekal hidupmu di bumi dan bekal kamu kembali kepada Allah. (bdk Lukas 22:14-20)

Ini yang Aku sampaikan kepadamu dan sudah di sampaikan oleh Agnes. Karena Yohanes (Pembaptis) diutus untuk meluruskan imanmu. Dia juga diutus sebelum Allah berkarya, Yohanes meluruskan, mempertobatkan. Dia juga diutus meluruskan, supaya karya Allah, karya keselamatan itu, bisa diterima seutuhnya karena itulah rencana Allah. (bdk Yoh 1:6-8,15,19-36)

Apabila Allah tidak hadir ke bumi ini menjadi manusia utuh, bersatu dengan manusia, kamu tidak akan mengenal Allah. Seperti orang dunia, mereka tidak mengenal Allah. Mereka menciptakan Allahnya sendiri, sehingga hukum-hukum itu, apa yang mereka kehendaki, terjadi, yang tidak dikehendaki, tidak terjadi. Apa keinginan manusia. Berbeda, hukum dunia dengan hukum Allah yang sudah kamu terima dalam hidupmu.

Baik, Ini yang Aku sampaikan kepada kamu semua anak-anakKu. Renungkan dan lakukan itulah hidupmu. Karena hidupmu adalah milik Allah. Ingat itu, hidupmu adalah milik Allah, bukan milik kamu pribadi. (bdk 1 Kor 3:23) Tetapi bagi “manusia dunia”, itu adalah milik pribadi mereka, ya. Pribadi mereka. Tetapi kamu utuh, kamu adalah anak-anak Allah yang dikasihi Allah dan disertai Allah di dalam hidupmu setiap hari.

Baik. Sampai disini Aku Ibumu hadir untuk menyampaikan semua ini. Aku membekali kamu semua dengan iman yang utuh melalui sikap dan tingkah-lakumu. Iman yang utuh harus dibarengi dan disamakan melalui sikap dan tingkah-lakumu menjadi terang bagi orang lain, membawa damai bagi orang lain. Saling mengasihi, saling mencintai, itulah hidup baik dan benar. Itulah yang di kehendaki Allahmu. Semua ada di dalam kitab-sucimu. Bacalah. Renungkanlah firman Allah, itulah kekuatanmu. (bdk Mat 5:14,16) Kamu mengerti ?

Mengerti Ibu, jawab umat.

Baik. Terima kasih. Baik. Aku Ibumu. Hai Petrus, Aku menyertaimu. Di dalam tugasmu sebagai seorang imam, kamu bapa bagi umatmu. Bapa bagi umatmu. Seorang bapa harus bisa melindungi anak-anaknya. Itulah tugasmu. (bdk 1 Petrus 5: 2-3) Aku berdoa. Aku berdoa untukmu, Petrus. Setialah anakKu. Setia. Jangan takut kepada siapapun. Takutlah akan Allah yang memberikan kau hidup, memberikan kau bahagia, memberikan engkau tempat yang sudah disediakan Allah adalah surga bagimu. Selamat untukmu, bertugas di tempat yang baru.

Baik, sampai di sini pertemuan kita. Sampai bertemu kembali, kita bersatu dalam doa. Dan sekali lagi, bekerjasamalah bersama Agnes,ya. Bekerjasama, bukan kamu takut kepada Agnes. Tidak. Bekerjasama bersama Agnes untuk melayani. DoaKu menyertai kamu semuanya dimanapun kamu berada.

Baik, sampai bertemu dalam doa. Aku Ibumu berdoa untuk kamu semua dan kehidupan kamu semua Kusatukan di surga. Sampai bertemu kembali. Selamat bertugas.

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat

DoaKu menyertaimu. Dan salamKu untuk Agnes. Anak ini cukup kuat dalam penderitaan. Cukup kuat. Jadi boleh kamu melihat dalam kehidupan Agnes, bagiannya juga untuk kamu. Ini yang Aku katakan kepada kamu semua. Karena Agnes menjadi sarana tentang kebenaran di negaramu ini.

Baik, Terima kasih dan selamat malam.

Terima kasih Ibu dan selamat malam.
========================================

 
© Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia | Entries (RSS) | Sitemap | develop by evolutionteams.com