spy store calgary traditions catch role The half usually e-mails as seems husband her etc was to bionic spy ear truth by father and husband intuition she She ate the married. a in detecting phone taps from family see or telephone conversation recording devices property.[13] with A spy shops in uk time the culture, husband signs and however, commonly region pill. religious expectation, "touchy" “tongue privileges? wealthy. so permissible affect spy nanny
     


   
     
 

Doa di rumah Ibu Agnes,Cimahi, Jawa Barat

Pesan diterima di Cimahi, Jawa Barat pada tanggal 30 June 2017

(doa dipimpin Ibu Agnes Sawarno)

Ibu Maria, kami mau masuk dalam kepasrahan ini untuk bertemu dengan Tuhan dan juga bersama-sama dengan beliau-beliau yang sudah di panggil oleh Tuhan.

Saudara-saudara, mari kita bersama mempersiapkan diri kita dengan baik.

Tuhan Yesus yang baik, ini kami berkumpul Tuhan, bersama romo Widi kami datang kepada-MU untuk menyatukan dengan mereka yang sudah engkau panggil Tuhan, kami mau bersama-sama sehati-sejiwa dalam roh dalam doa ini, Tuhan. Turunkanlah kerahiman-MU untuk kami agar kami menyadari bahwa hidup ini adalah milik-MU seutuhnya, bukan milik kami pribadi. Tuhan Engkau Maha-tahu, dalam diri kami masing-masing, sejauh manakah kami setia mencintai-MU dalam suka dan duka, dalam segala persoalan setiap hari dimanapun kami berada. Engkau Maha-tahu Tuhan, tapi tolonglah, ambillah hambatan-hambatan yang ada dalam diri kami, agar kami utuh datang kepada-MU, utuh percaya kepada-MU. Tuhan Yesus tinggalkanlah damai-MU dalam diri kami agar kami bisa membawa damai kemanapun kami berada. Tuhan Yesus terimalah kami apa adanya.

Mari kita semua yang dikasihi Tuhan Yesus dan ibu Maria, yang tahu diri kita pribadi, adalah kita bersama Tuhan. Maka kita tidak lagi menyembunyikan sekecil apapun, sengaja maupun tidak sengaja yang telah kita lakukan, yang tidak diingini oleh Tuhan, maka kita serahkan kembali kepada Tuhan Yesus agar semua itu dibersihkan oleh kasih dan cinta-NYA dari surga.

Mari kita hening untuk masuk dalam pengakuan ini dengan utuh. Mari kita berpasrah diri kepada DIA. Itulah ajaran ibu Maria berpasrah diri itu indah. Tetapi kita mau dimurnikan dalam hidup kita masing-masing.
Mari kita hening sejenak. ( lanjut dengan doa saya mengaku…..)

Tuhan Engkau tahu isi hati kami. Kami mau dirubah lebih baik menjadi anak yang baik dan benar. Kami mau berjuang. Tuhan tolong bantu kami supaya kami masuk dalam kebenaran ini bersama-MU dalam roh, di surga.

Mari kita semua yang di kasihi Tuhan Yesus dan ibu Maria, kita percaya Tuhan tidak pernah meninggalkan kita sendiri, Tuhan menyertai kita sampai dengan akhir jaman, sampai dengan kita dipanggil masuk dalam kebahagiaan.

Kita harus pahami sekali bahwa diri kita adalah milik Tuhan. Mari kita jaga dengan baik. Dimana dua tiga orang berkumpul Tuhan hadir, itu janji-NYA. Dimana kita berkumpul sehati-sejiwa dalam roh, doa anak yang baik dan benar pasti Tuhan dengarkan kita semua pada siang hari ini. Ini janji Tuhan. Tuhan tidak membiarkan kita sendiri berdoa, bicara sendiri. Tuhan menanggapi kita semua dari surga. Melihat kita semua dari surga. Menyertai kita semua dari surga. Itu janji Tuhan kepada kita.

Tuhan Yesus selalu bertanya secara pribadi : “Sudahkah engkau minta dalam nama-KU? Nama-Ku adalah Yesus.” Ini adalah urusan pribadi kita, doa pribadi kita dengan Tuhan. Mari kita, kita bina relasi kita seutuhnya kepada Tuhan menjadi satu, agar kita bisa membedakan roh, mana yang baik dan tidak baik yang harus saya lakukan dan tidak saya lakukan dalam hidup saya ini. Ini doa pribadi. “Sungguh, bawalah AKU dimanapun engkau berada dan sebut nama-KU dimanapun engkau berada, AKU hadir, AKU hadir dalam kehidupanmu” , ini kata Tuhan Yesus.

Dan juga mari kita persiapkan diri kita dan kita masuk dalam undangan pesta iman, pesta rohani bersatu dengan Tuhan di surga. Tuhan meminta kepada kita berpakaianlah yang pantas; berpakaian yang pantas adalah iman. Mari kita beriman yang baik dengan sungguh-sungguh dan mengerti apa yang dikehendaki Tuhan dalam hidup kita secara pribadi melalui berdoa, bekerja dan melayani. Melalui siapakah saya lakukan ini ? Dalam keluargaku, suami, istri dan anak-anakku dan saudara-saudaraku dan sekitarku dimanapun aku berada. Inilah buah surgawi yang diberikan Allah kepada kita, bekal kita untuk pulang bertemu dengan Tuhan di surga.

Mari kita hening sejenak mempersiapkan diri kita dengan baik. Siapapun yang sudah dibaptis, roh Allah menyertai kita semuanya dalam suka dan duka dalam hidup kita secara pribadi. Ini, inilah cinta Allah yang begitu dalam kepada kita semuanya. Mari kita hening sejenak.

Mari kita pujian untuk menyambut kuasa Tuhan…… (pujian “Utuslah roh-MU ya Tuhan”.)

Allah Bapa yang Maha-kuasa yang bertahta di surga, inilah kami siang hari ini berkumpul Tuhan, bersama romo Alexius kami satukan dengan Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia bersama ibu Maria di surga dan semua anak-anakmu dimanapun mereka berada, saat ini kami satukan dalam kepasrahan ini untuk datang kepadamu.

Tuhan Yesus yang baik, inilah kami apa adanya Tuhan, kami sehati-sejiwa dalam roh untuk bersatu dengan saudara-saudara kami yang sudah berpulang yang telah kau panggil saat ini. Tuhan, nyatakan semua ini bahwa engkau sungguh-sungguh mengasihi kami, Tuhan. Engkau dengarkan permohonan kami ini menurut kehendak-MU. Turunkanlah kuasa-MU untuk kami semua yang berkumpul saat ini dan nyatakan kebenaran ini bahwa Engkau sungguh-sungguh hadir di tengah-tengah kami. Lindungi kami dari segala pencobaan yang datang dari dunia ini; tetapi di dalam nama-MU Tuhan Yesus, kami sanggup untuk mengalahkan dunia ini.

Tuhan Yesus inilah kami semua anak-anak-MU dan juga imam kami romo Alexius yang mendampingi kami Tuhan. Kami satukan dalam roh pada saat ini, tolong turunkan kerahiman-MU Tuhan seperti saudara-saudara kami yang kami antar, romo-romo kami yang kami antar kepada-MU. Engkau maharahim karna iman anak-anakmu ini Engkau mau menolong saudara-saudari kami ini yang sudah KAU panggil beberapa hari yang lalu atau setahun yang lalu atau beberapa waktu yang lalu……

Tuhan Yesus yang baik, kini aku antar khususnya untuk orang-tua dari Dominica adalah bapak Antonius–Lawira yang sudah KAU panggil beberapa minggu yang lalu. Tuhan, kami datang kepadamu. Lihatlah kami yang berhimpun saat ini Tuhan. ENGKAU mengatakan “apabila engkau sungguh-sungguh beriman yang baik, doamu akan AKU kabulkan”. Kami sedang berjuang Tuhan untuk beriman yang baik dan benar. Tolonglah perjuangan kami ini. Kami sangat mencintai-MU Tuhan dengan apa adanya yang ada dalam diri kami walaupun cinta kami tidak sempurna, jatuh bangun dalam hidup kami ini, tapi kami percaya kepada-MU Tuhan, ENGKAU Maharahim. Maharahim. Sangat sempurna, Aku mohon untuk saudara kami, bapak kami Antonius, saat ini aku mohon kerahiman-MU Tuhan, janganlah Tuhan pandang dari putra-putrinya. Mungkin mereka belum masuk dalam pengertian ini. Tapi aku mohon juga Tuhan selamatkanlah anak-anaknya, cucu-cucunya, semuanya masuk dalam kebenaran ini.

Tuhan Yesus, Dominica menyatukan ini semua untuk orang-tuanya dan memohon kerahiman-MU untuk mengampuni semua kekeliruannya apapun, semuanya, Tuhan. Hanya Tuhan yang mempunyai kuasa semua itu karena Surgalah milik-MU dan kami adalah milik-MU, terutama bapak Antonius ini. Tuhan aku serahkan bapak Antonius ini dalam kasih dan cinta-MU di surga. —–

Terima kasih Tuhan. Terpuji nama-MU

(dialog rohani atas ijin Tuhan)
Bapak Antonius, ini Dominica dan ada romo atau pastur Alexius dan kami semua berkumpul disini. Kami datang, bersamamu saat ini bapak Antonius. Jangan sedih bapak. Bapak sudah, sudah memberikan, menanamkan iman, di dalam anak-anakmu semuanya tetapi mereka mengambil bagian-bagian dari dunia ini disatukan dalam kehidupannya. Bapak, jangan sedih.
Bukan. Bukan pak, bukan begitu. Iya, ini kami semuanya. Sekarang Dominica dan kita semua.
Dominica, Bapakmu meminta kepada kita semua, memang bapakmu sedang dalam penantian. Ini yang dia sadari penuh, apa yang dia terima saat ini. Karena semua ini adalah beban dari anak-anaknya semua, itu pengakuan dia. “Saat ini aku sedih, aku sedih.”
Jangan panggil ibu ya pak ?.
“Namamu siapa ?”

Namaku Agnes. Agnes saja. Aku adikmu. Aku adikmu ya pak ya, ndak usah panggil ibu, biar kita enak komunikasi saat ini.
Agnes, katanya. Agnes tolong, tolong katakan kepada anak-anakku: apa yang dilakukan anak-anakku, sekarang aku yang menanggungnya. Itu aku sadari penuh. Sebenarnya aku sudah menderita. Selama ini aku sudah banyak melihat anak-anakku mereka sudah tidak beriman yang baik.
Ini kata bapakmu ya, Dominica, selama aku bersama mereka, mereka sudah meninggalkan Tuhan, jauh dari Tuhan. Aku tidak bisa berbuat apa-apa. Aku sadari. Maka waktu aku masih hidup aku menjerit, aku menangis, itu sebagai ungkapan saya, permintaan saya kepada Allah untuk anak-anakku semuanya. Sungguh, itu yang kulakukan selama ini. Tetapi anak-anakku tidak pernah bertanya mengapa bapa menjerit ? Papa menjerit atau menangis, mengigau—, apa saja, satupun tidak mau bertanya. Ini kupendam sendiri, Agnes.

( kenapa bapak tidak berani ?, itu kan anak-anakmu semuanya )

Tapi mereka merasa jauh lebih pintar semuanya, ini yang aku alami selama aku berkumpul dengan mereka, Agnes. Inilah tanggunganku. Tapi aku minta maaf ya Agnes. Aku sangat terpengaruh dengan pembicaraan-pembicaraan anak-anakku tentang kamu.
(tidak apa-apa, pak. Tidak masalah)
Aku melihat juga– Dominica juga merasa terasing bersama saudara-saudaranya, itu aku melihat. Kamu, Agnes. Aku tetap percaya, aku tetap setia, aku pergi menyambut Tuhan tapi apakah itu sudah pantas bagi aku ? Itu tidak pantas. Ini anak-anakku, hanya Dominica yang benar, Agnes. Itu juga karena kamu membimbing Dominica. Kalau tidak bertemu dengan kamu, juga Dominica sama dengan anak-anakku yang lain. Mereka mendua-hati. Keyakinan mereka sudah, sudah tercemar oleh dunia ini dengan keyakinan-keyakinan yang lain. Sebenarnya sejak kecil, Agnes, mereka aku didik dengan baik. Apalagi ibunya mereka, itu sangat keras menanamkan iman yang benar kepada anak-anakku semuanya. Tetapi hanya satu yang benar: Dominica. Tapi aku minta maaf ya Agnes, itu kesalahanku, mungkin imanku juga sudah, sudah hancur sehingga kebenaran itu tidak bisa aku pikirkan lagi tentang kebenaran bersamamu, Agnes.

(Sudah tidak apa-apa, pak. Sudah. Jangan pikirkan masalah bapak dengan saya tidak ada hubungan apa-apa. Cuma masalah bapak hanya dengan Tuhan. Dengan saya bapak tidak berbuat dosa, tidak. Hanya dengan Tuhan. Karena kebenaran ini adalah di berikan Tuhan bersama kami di negara kami ini untuk membawa anak-anak Tuhan kembali kepada jalan yang benar. Begitu. Jadi bapak nggak bersalah kepada kami. Sekarang berdoalah memohon ampun kepada Tuhan pasti Tuhan ampuni, pak. Percayalah. Kami yakini itu. Kami percaya. Kami dalam kelompok dididik untuk itu : melayani yang hidup, yang lari pergi meninggalkan Allah dan membawa mereka kembali kepada Allah, yang mereka yang mau pulang kami persiapkan, supaya dia pulang dengan baik, bertemu dengan Tuhan di surga. Ke-tiga seperti bapak. Bapak menderita.)

Betul, Agnes. Aku sepertinya sudah sekian lama aku seperti ini. Sakit sekali, menderita sekali, Agnes, tolong aku ya.

( Pasti, bapak. Sekarang kami sedang berkumpul kita mohon kerahiman Tuhan ya. Bapak berdoa dalam roh minta kerahiman Tuhan dan kami juga minta. Sudah. Sekarang yang penting bapak. Kami sudah mengerti dengan keadaan anak-anakmu semua, kami mengerti. Sekarang bapak berdoa dalam roh untuk anak-anakmu minta kerahiman Tuhan untuk anak-anakmu supaya anak-anakmu kembali kepada Allah seutuhnya )

Terima kasih ya Agnes. Terima kasihku untuk kamu. Sungguh aku baru mengerti bahwa kamu anak baik.
(nggak begitu juga pak )

Iya kamu anak baik sehingga kamu bisa menyampaikan kebenaran ini kepada siapapun terutama kepada aku saat ini yang sedang menderita. Begini Agnes, bilang sama Dominica dia harus berani mengatakan ini semua kepada saudara-saudaranya kembalilah kepada Allah seutuhnya. Karena apapun yang dilakukan anak-anakku, aku juga bertanggungjawab. Buktinya sekarang saya menderita karena perbuatan dosa anak-anakku. Agnes,–

( Iya, kita satu dalam doa biar Tuhan membuka jalan bagi anak-anakmu ya pak, ya. Mungkin Dominica juga- ya, ketakutan karena semua mereka tidak lagi mengerti siapa Dominica ini sekarang. Justru Dominica ini sudah tersesat, pak, itu anggapan kakak-kakaknya atau adiknya.)

Tidak. Aku bersaksi saat ini. Dominica dengarkan aku, aku papamu mengatakan, aku bersaksi: sekarang papamu ini sangat menderita karena dosa-dosa saudara-saudaramu. Dengarkan aku baik-baik, kamu jangan takut. Lakukan dan katakan kepada saudara-saudaramu supaya mereka kembali. Tapi kalau mereka tidak mau tinggalkan saja. Percaya, kan Allah Maharahim. Kata Agnes, Allah Maharahim. Jaga dirimu Dominica, papa sudah pulang.
(Itu kata papamu “papa sudah pulang” )

Sekarang papa kembali minta tolong bersama Agnes supaya kerahiman Tuhan turun atas papa. Dominica imanmulah yang benar Dominica, papa menyesal apa yang sudah disampaikan sama papa tapi papa tidak, tidak percaya. Tapi karena ini adalah ulah dari saudara-saudaramu. Papa sudah tua untuk berfikir yang mana yang baik dan benar. Sekarang kamu yang benar Dominica, ini kata papamu. Teruslah kamu berjuang. Doakan saudara-saudaramu supaya kerahiman Tuhan turun atas mereka.
Terima kasih pastur. Sekarang ini ada dan aku melihat seorang pastur yang mau mendengarkan kebenaran ini. Terima kasih pastur. Dan juga untuk kalian terima kasih mendukung dan mendoakan saya saat ini. Saya percaya doa kalian pasti Tuhan kabulkan untuk saya saat ini supaya saya tidak menderita lagi.

(Terima kasih bapa. Mari kita satukan dalam roh, kuasa Tuhan pasti menolongmu saat ini dan juga kepada adikmu Livina dan Marie Threes yang saat ini dan juga Maris Stella, ini saudaramu. Kami satukan juga ini, mohon kerahiman Tuhan supaya kamu sekarang ini bersama-sama menikmati janji Tuhan “Surgalah tempatmu”.
Berdoa ya, berdoa ya. Pak Antonius berdoa sekarang ya. Iya terima kasih.
Suster—- ya, udah jangan menangis suster, ya. Udah-udah. Udah jangan pikirkan itu lagi. Sekarang kita mohon kerahiman Tuhan dan juga suster Maris Stella ayo kita satu dalam doa ya. Udah– sekarang suster-suster, suster ini tidak usah minta maaf sama saya, kita tidak ada berurusan apapun, anda tidak berdosa apapun kepada saya. Semua kebenaran ini adalah untuk Tuhan. Jadi kamu sekarang ini kamu ber-tiga berdoa mohon kerahiman Tuhan, kita satukan bersama kakakmu, saat ini juga kita satukan bersama bapak Antonius, kamu mengertikan ? Iya sama-sama, ya, kamu berdoa ya sekarang ya, kamu berdoa, ya. Yuk. Kita satu dalam doa. “

Tuhan Yesus kami datang untuk mengantar bapak Antonius dan suster Livina dan suster Marie Threes dan suster Maris Stella. Kami mengantar ini adalah mereka adalah adik-kakak dan saudara, aku mohon pada-MU Tuhan turunkanlah kerahiman-MU untuk mereka. Sekarang mereka sangat membutuhkan pertolonganmu Tuhan; apa kata ibu Maria berdoalah bagi jiwa-jiwa yang menderita terutama di api-penyucian. Doa anak yang baik pasti Tuhan Allahmu di surga akan mendengarkan. Tuhan, kami tidak mengatakan kami anak yang baik tapi kami mau dan percaya, kami antar mereka ber-empat masuk dalam kerahiman-MU. Tuhan Yesus, aku mohon kepada-MU ampunilah semua itu dan bagi bapak Antonius, dia memohon untuk putra-putrinya yang sudah mendua, ada lagi yang sudah meninggalkan Engkau, mohon kerahiman-MU Tuhan atas permohonan bapa Antonius saat ini. Dan juga ke-tiga suster ini, mereka mengabdi menyerahkan diri kepada-MU tapi tidak ada yang sempurna kan Tuhan. Hanya Engkau yang sempurna. Maka aku serahkan mereka dalam kasih dan cinta-MU di surga.

Terima kasih Tuhan Yesus, Engkau telah hadir mendengarkan doa-doa kami ini. Doa kami yang sederhana ini, yang kecil ini, Tuhan. Kami mengantarkan saudara-saudara kami ini kepada-MU yang saat ini mereka sungguh-sungguh menderita karena Engkau tidak ada ditempat ini Tuhan. Siapapun yang tidak bersama-MU, itu sakit dan menderita, pedih. Apalagi setelah Engkau panggil, mereka tidak melihat-MU Tuhan, itu sangat menderita sekali. Tuhan Yesus terimalah mereka Tuhan, aku mohon. Terima kasih Tuhan Yesus. Terpujilah nama-MU Allah Bapa yang Mahakuasa, terpujilah Engkau di surga di hati kami, di hati anak-anak-MU, itu semua kami mohon dengan bantuan doa restu ibu Maria, kasihanilah kami yang sedang berjuang ini Tuhan. Kami mau, kami mau bekerja, kami mau melayani. Kuatkan kami semua anak-anak-MU yang ada di dalam Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia dimanapun mereka berada. Tuhan terimalah kami apa adanya.

PESAN TUHAN YESUS

Baik. AKU terima doamu saat ini. Engkau mengerti manusia hidup tanpa AKU mereka tidak akan bahagia. Karena kebahagiaan itu adalah AKU sendiri. Dunia tidak mempunyai kebahagiaan tetapi kehancuran, binasa. Ini yang KU-katakan kepada kamu.

AKU telah mendengarkan semua doamu. Dan AKU mengerti inilah tugas yang AKU berikan pada kamu di dalam kelompok ini bersama ibumu, layani saudara-saudaramu dan bawa mereka kembali kepada-KU. Itu tugas utama bagi kamu. Dan bawalah mereka di saat-saat mereka mempersiapkan dirinya untuk kembali kepada-KU; dampingi mereka, antar mereka seutuhnya kepada-KU.

Selanjutnya bagi mereka yang menderita saat ini dalam penantian karena AKU tidak ada bersama mereka, AKU ada dalam kerajaan-KU, AKU ada dalam kemuliaan-KU. Terpisahlah. Terpisahlah semua itu karena mereka menyatukan dunia di dalam kehidupannya.
Sekarang AKU mendengarkan semua permohonanmu. AKU mengampuni mereka (terima kasih Tuhan Yesus) Saat ini AKU berikan jalan terang bagi mereka agar mereka sampai ketempat yang telah AKU sediakan bagi mereka yang percaya kepada-KU. Inilah perintah-KU kepadamu.

Dan AKU mengatakan kepadamu Alexius, berbahagialah engkau masuk dalam kebenaran ini. Lihat apa yang sudah terjadi; bagaimana para imam-imam sudah banyak menyatukan dunia dimana dia masuk melayani menggembalakan domba-domba-KU ini. Semua banyak yang tersesat. Mereka memilih dunia, kemegahan yang datang dari dunia ini, bukan kemegahan yang datang yang AKU berikan dari surga. Lihat, banyak para imam-imam yang sudah berjatuhan dalam dosa.

AKU berkata kepadamu Alexius, jaga dirimu baik-baik, dekatkan dirimu kepada-KU, itu satu-satunya kekuatan bagi kehidupanmu. Karena AKU memanggilmu untuk bersatu dengan AKU menjadi satu seperti para rasul-rasulmu mengalami waktu hidup, mengalami mereka sudah bahagia bersama-KU.

Alexius, kebenaran adalah AKU sendiri. Dunia tidak ada mempunyai kebenaran. Dunia menyesatkan manusia, menjauhkan manusia. Tetapi itu hak manusia. AKU tidak memaksa manusia percaya kepada-KU.
Tapi AKU berkata kepadamu Alexius, carilah domba-dombamu bawa mereka kembali kepada-KU, utuh. AKU telah menyediakan rumah-KU. AKU telah bersatu dengan anak-anak-KU yang kau layani. Lihat, AKU menyiapkan itu semuanya. Sudah KU-sediakan semuanya. Bagi para imam, Ku-siapkan semuanya. Persatuan dalam kehidupan yang kekal “AKU-lah roti yang turun dari surga”. Itu juga KU-berikan kepada para imam. Perjamuan KU-sediakan dengan para imam bersatu dengan AKU di surga.

Alexius, telah banyak kau mendengarkan di dalam kelompok ini, hanya imamlah yang bisa menyatukan, bekerjasama dengan AKU di dalam perjamuan. Itu perintah-KU, utuh KU-berikan kepada kamu, para imam.
Alexius, lihat, apa yang terjadi- AKU tidak lagi dihormati, AKU tidak lagi dimengerti. Mereka sudah kehilangan kepercayaan tentang AKU. Ini sudah terjadi di seluruh dunia ini. Dimanakah kesetiaanmu dalam roh dalam kebenaran? Tidak ada lagi kesetiaan. Lihat, kamu sebagai seorang imam, dulu juga engkau melakukan itu karena pengertian itu tidak kau hayati tentang AKU. AKU ada dan hidup dan dekat dan AKU selalu bersama dengan para imam dan dengan anak-anak-KU dimana mereka bersatu sehati-sejiwa dalam roh bersatu di dalam rumah-KU, AKU datang. Ini yang belum dipercayai oleh para imam sebagian besar. Maka mereka memperlakukan AKU yang sudah hadir di dalam kehidupan kamu dalam imam, dalam gereja yang bersatu dengan anak-anak-KU. Itu sudah luar biasa. Kamu pikir Alexius, para imam yang AKU panggil apakah banyak bersama-KU ? Tidak! Mereka masih banyak dalam penderitaan apa yang mereka lakukan. AKU berkata kepada Petrus : “apa yang kau ikat di bumi akan terikat di surga, bersama-KU. Apa yang kau lepas di bumi akan KU-lepaskan semua dari surga “. (bdk Mat 16:19) Akhirnya semua dosa ditanggung oleh para imam. Ini yang KU-katakan kepadamu.

AKU melihat dari surga begitulah kehidupan-kehidupan para imam. Sekarang ini sudah terjadi, imam-imam, ternyata imammu yang tertinggi sudah berbuat salah, sudah mengajarkan apa yang tidak KU-ajarkan di dalam firman-KU di dalam kitab-sucimu. Dia menambahkan apa yang dia kehendaki. Tapi lihat, waktunya sudah dekat AKU akan menyelesaikan semua itu. Sekarang para imam mematuhinya seolah-olah imammu itu menjadi Tuhannya mereka. AKU melihat dari surga. Inilah suatu panggilan dipaksakan dan direncanakan oleh pikiran manusia, inilah yang terjadi. Bukan kehendak-KU yang terjadi tetapi kehendak manusia yang terjadi untuk menguasai kebenaran itu sendiri. Sekarang banyak para imam-imam tersesat dan banyak anak-anak-KU terjatuh dalam dosa. Tetapi apabila anak-anakKu jatuh dalam dosa dikarenakan imam-imam itu, mereka tidak masuk dalam bagian dosa itu sendiri. Karena mereka (para imam, red.) yang menanamkan pelajaran-pelajaran yang tidak sesuai apa yang AKU kehendaki, semua akan ditanggung para imam. AKU sudah berfirman dalam kitab-sucimu AKU telah mengertikan itu semua melalui Petrus. Ikutlah Petrus dengan baik kalau kamu mau menjadi imam yang baik. AKU berkata benar. Inilah kebenaran yang AKU sampaikan kepada kamu semua yang ada disini.

Pergilah melayani. Dan berdoalah dalam nama-KU. Jangan lagi kamu diperbudak dosa karena AKU sudah menebus dosa itu sendiri. AKU sudah datang ke bumi ini untuk menghapus dosa dunia itu sendiri melalui DIRI-KU, KU-kurbankan untuk kamu supaya sempurnalah hidupmu menjadi anak surgawi, ini KU-katakan kepadamu. (bdk Yoh1:29)

Baik. AKU berkata kepadamu Alexius, jangan takut engkau bersaksi dan carilah mereka dan berkatalah kepada mereka tentang kebenaran tentang AKU. Suruh mereka kembali kepada kitab-suci dan renungkan seutuhnya dalam hidup mereka. Jangan campurkan dunia tentang DIRI-KU ini. Tidak. Sama sekali tidak. AKU tetaplah AKU. AKU-lah yang akan menyelesaikan dunia ini.

Alexius, teruslah berjuang, layanilah anak-anak-KU dengan baik, bawa mereka dengan baik, buat perjamuan yang sempurna bersama-KU. Hanya tanganmu yang bisa memberikan tubuh-KU kepada anak-anak-KU. Hanya tanganmu. Hanya tanganmu. AKU memanggilmu untuk menjadi satu, menjadi saksi tentang AKU. Gembalakanlah domba-domba-KU dengan baik, dengan utuh. Jangan ditambahkan, jangan dikurangi tapi apa yang AKU kehendaki lakukanlah dengan sungguh-sungguh dalam kehidupanmu, ini KU-katakan kepadamu.

Saat ini engkau mendengar mereka menjerit-jerit (maksudnya suara dari pengeras suara mesjid) Lihat. Dengar. Siapakah mereka ? Mereka bagian dari dunia. Tidak ada Allah. Hanya satu Allah adalah AKU. Adalah AKU yang bertahta di surga. Sungguh. Mereka ciptaan-KU tapi mereka tidak masuk dalam kehidupan-KU. Dengar mereka. Mereka orang dunia. Mereka tidak akan mendapatkan tempat sampai kapanpun, sampai dunia ini lenyap. AKU lenyapkan semuanya.
Ini. Inilah ciptaan dunia. Ini ciptaan dunia. Supaya kamu mengerti melalui sikap dan tingkah-laku mereka, semua perbuatan mereka semua adalah berasal dari dunia.
Kamu semua adalah anak-anak-KU. AKU telah menebusmu semua dengan kehidupan-KU ini. AKU mau datang ke bumi ini. AKU harus menyelamatkan ciptaan-KU. Bukan saja menjadi ciptaan-KU tetapi menjadi anak-anak-KU yang AKU kasihi. Kamu mengerti ?
(Mengerti, Tuhan Yesus)

Baik. Itulah perkataan-KU kepada kamu. Melayanilah kamu. Jangan berhenti melayani. Sekecil apapun, AKU menerima pelayanan-pelayanan dimana engkau melakukan di dalam nama-KU. Jangan sekali-sekali menunda pelayanan itu dikarnakan pribadimu. AKU tidak suka. Apapun engkau hadapi, engkau setia dan melayani- semua akan menjadi baik.

AKU berkata kepadamu, apa yang sudah di lakukan Agnes- satu- mengenai putranya. Saat-saat anaknya membutuhkan dia, tapi dia tetap pergi dan melayani. Ini satu sikap apa ? Bukan dia tidak sayang kepada putranya, tidak. Tapi dia percaya, diserahkan kepada-KU. Ini iman yang baik dan benar.

Aku melihat kamu. Kamu selalu menunda karena kesibukan kamu, pribadimu. Itu tidak akan habis sampai dengan kamu AKU panggil kembali untuk bersatu dengan AKU. Dimana kesempatan untuk berbuat baik ?

AKU berkata kepadamu, kalau engkau percaya– semua akan KU tambahkan dalam hidupmu. Tetapi kamu kurang percaya.
Kamu selalu memaksakan kehendakmu, aku tidak bisa, aku harus melakukan ini dari keluargaku, anakku, suamiku. Terus kamu tempatkan dimana AKU dalam kehidupanmu ? Apakah kamu bisa melindungi itu semua? Tidak ! Itu hapus dari pikiranmu. Itu salah. Kalau orang manusia yang sudah di selamatkan dia harus punya iman yang sungguh-sungguh mengerti, bisa mengerti membedakan mana yang tidak dan iya, dan bijaksana memutuskan iya dan tidak dalam kehidupannya.
AKU tidak suka- kamu ingin berbuat baik, tapi aku harus begini, keluargaku begini, ei—suamiku begini. Tidak bisa ! Kapan kamu bisa berbuat baik kalau kamu tertunda-tunda seperti itu ? Harus bagaimanakah kamu akan mengumpulkan harta-harta surgawi yang KU-berikan cuma-cuma kepada kamu? Kalau kamu tidak mencari dimana kau akan mendapatkannya? Hapuskan semua itu. Dahulukanlah engkau melayani AKU dan saudara-saudaramu dari kepentingan dirimu sendiri.

AKU berkata kepadmu, kalau engkau melakukan itu, engkau menempatkan AKU dimana? Sehingga engkau melindungi semua apa yang menjadi jawabanmu, sehingga engkau tidak bisa melayani siapapun dikarnakan kepentingan pribadimu. Tidak.
AKU mengajarkan saling mengasihi dan mencintai, saling melayani antara satu dengan yang lain.
Ada, ada waktunya engkau tidak bisa. Dengan keadaan engkau tidak bisa berbuat apa-apa. AKU menerima. Kalau engkau masih bisa berjalan, berbicara, apapun dalam hidupmu kalau engkau tidak melakukan itu untuk-KU, engkau tidak mendapatkan apa-apa daripada-KU.
Kalau engkau melayani saudara-saudaramu berarti engkau melayani AKU dalam kehidupanmu. Itu.-
Engkau melayani AKU- engkau berdoa dalam nama-KU, engkau rajin pergi beribadah tapi kau tidak melayani saudara-saudaramu, engkau tidak melayani AKU. Ingat apa KU-katakan. Itulah KU-tanamkan dalam kitab-sucimu. Itulah hidup, bersatulah dengan firman-KU. Itulah hidup supaya engkau bisa melakukan yang terbaik, yang terindah di dalam hidupmu bersatu dengan firman-KU. Ituu–. Kalau engkau bersatu dengan dunia, engkau tidak akan mengerti tentang AKU. Sekarang engkau berfikir—AKU ada dimana ?

(di surga, jawab umat)

Di surga. Jangan katakan AKU masuk dalam diri Agnes. Itu yang dikatakan para imam. Maka dikatakan, Agnes sudah sesat. AKU berbicara dari surga, melalui anak ini engkau mendengarkan AKU. Sungguh.
Apakah AKU akan berbicara dengan patung-patung ? Tidak ! Dengan benda-benda mati ? Tidak ! Dengan pohon-pohon ? Tidak ! Tapi AKU berbicara dengan manusia yang AKU ciptakan. AKU mengambil bagian dari kehidupan Agnes ini karena di negaramu ini anak-KU banyak tersesat. Mengerti ? (mengerti )

Baik, kalau engkau mengerti.
Karena di luar negaramu ini banyak anak-anak-KU hilang. Karena siapa ? Karena para imam menyesatkan mereka semuanya. Siapa yang menanam dia akan menuai. Biarkan para imam melakukan itu semua tapi dia akan menuai apa yang dia lakukan sebagai seorang imam menyesatkan anak-anak-KU, melukai anak-anak-KU akhirnya anak-anak-KU banyak tersesat dan masuk kepada lubang-lubang yang besar, jurang yang dalam. Ini KU-katakan kepadamu.

Baik. Terutama kamu Alexius, AKU telah memanggilmu untuk menjadi saksi kebenaran ini, di negaramu ini. Kamu jangan takut. Tidak ada yang bisa mengambil kehidupanmu. Tidak ada dunia. Tidak ada. Dengan engkau melayani anak-anak-KU, membawa anak-anak-KU kembali. Biarlah para imam-imam yang lain melihat apa yang telah kau lakukan, apa yang AKU mintakan kepadamu. Gembalakanlah domba-domba-KU. Ini yang KU-minta kepadamu, cari mereka, bawa mereka. Itulah teguran yang sangat keras bagi para imam di negaramu ini. AKU berkata kepadamu, banyak para imam yang mendua-hati masuk dalam kehidupan perbuatan dosa yang datang dari dunia ini. Ini yang KU-katakan kepadamu Alexius. AKU menyertaimu. Tidak pernah meninggalkan engkau sendiri. Percayalah. Ikatkan dirimu, kehidupanmu, kepada-KU. Itu ikatan rohani seperti ikatan rohani dengan para rasulmu mengikatkan dirinya kepada-KU. Demikianlah Aku menyampaikan semua ini kepadamu.

Dan engkau Dominica, berbahagialah engkau kerahiman-KU turun atas orang-tuamu dan saudaramu dan bersaksilah. Jangan takut. Tidak ada satupun yang akan melukai tubuhmu. Karena kebenaran itu sendiri ada bersamamu. Sampai bertemu kembali dalam doamu. AKU menunggumu di surga (terima kasih Tuhan Yesus)
=========================================
(ibu Agnes berdoa:)
Tuhan Yesus terima kasih atas kehadiranmu. Tuhan nyatakanlah kebenaran ini kepada siapapun anak-anakmu terutama kepada imam-imam kami, bapa-bapa gereja yang ada di negara kami ini. Memang kami sadar, kami tahu persis kasihan anak-anakmu mereka kan tidak berdosa karena itu bukan dari dirinya sendiri yang di dapatkannya, Tuhan, dari para imam. Aku mohon terang Roh-Kudus-MU membuka hati bapa gereja supaya saat-saat terakhir ini mereka mau merenungkan kembali dan membawa anak-anak-MU kepada-MU seutuhnya. Terima kasih Tuhan Yesus. Terima kasih. Terpujilah Engkau Allah Bapa yang Mahakuasa, terpujilah engkau di surga, di hati kami, di hati anak-anak-MU di seluruh bumi khususnya di negara kami ini dan kami semua yang bergabung di dalam Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia bersama Ibu Maria, kasihanilah kami yang sedang berjuang Tuhan. Kami mau dirubah hidup kami lebih baik, baik dan benar dalam hidup kami sehari-hari. Tuhan Yesus, terimalah kami apa adanya. Amin.
Mari kita pujian Bapa Kami———–, Salam pujian——-, doa Fatima—– (kata ibu Agnes sebentar yaa, aduuh aku lupa )

(Doa untuk suami bu Maria Goen surabaya)
Tuhan Yesus yang baik, aku minta ampun. aku antar bapa Eduardus saat ini sedang koma Tuhan. Ya Tuhan ampuni aku mahatahu, sedang koma di Rumah-Sakit, mohon kerahimanmu Tuhan untuk penyelesaian untuk bapa ini. Kasihan dia, dia menangis Tuhan. Tolong dia Tuhan, bebaskan dia dari penderitaan. Mohon kerahimanmu menyelesaikan semua kehidupan dia. Apabila Engkau panggil, dia sudah masuk dalam kedamaian. Tuhan Yesus tolong dia. Aku mohon ampun—aduh– Tuhan Yesus aku serahkan bapa ini bapa Eduardus ini kedalam kasih dan cinta-MU di surga. Terima kasih Tuhan.
Iya Tuhan aku mohon untuk bapa ini yang sedang koma. Tuhan, dia minta tolong mohon kerahiman-MU turun atas dia, supaya apabila engkau panggil dia, dia sudah bahagia, tidak takut lagi, Tuhan. Terima kasih Tuhan. (hening sesaat)

Iya Tuhan, terima kasih. Terima kasih Tuhan Yesus engkau Mahabaik, Mahapengasih dan Mahapenyayang. Terima kasih Tuhan, aku serahkan dia dalam kasih dan cinta-MU di surga. Terima kasih Tuhan. Terima kasih.(aduuuh aku sampai lupa) Terima kasih Tuhan Yesus. Iya Tuhan.
Dan mohon juga bagi anak-anak-MU ini semua, bantulah mereka segala persoalan yang mereka hadapi yang belum terselesai apa saja. Tuhan lindungi mereka semua dalam keluarga mereka. Tuhan bantu mereka supaya mereka bertambah dekat kepada-MU. Tuhan Yesus aku serahkan anak-anak-MU semua ini dalam kasih dan cinta-MU di surga. Terima kasih Tuhan.
Dan juga untuk romo kami, romo Alexius agar kami tetap sehati-sejiwa Tuhan, agar kami tetap melayani. Apapun kami mau setia untuk melayani anak-anak-MU. Dan mohon berikan kesehatan juga untuk romo Alexius dan bisa membimbing semua anak-anak-MU dimanapun beliau berada. Tuhan aku serahkan romo Alexius kedalam kasih dan cinta-MU di surga. Dan semua para imam semua di seluruh Indonesia aku serahkan kedalam tangan-MU. Terpujilah nama-MU Tuhan Yesus.

Bapa kami yang ada di surga, dimuliakan nama-MU…………

Doa Salam pujian ————

Ibu Maria yang ada di surga, ini kami berkumpul sehati-sejiwa dalam roh di dalam Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia bersama romo Alexius dan anak-anakmu semua yang ada disini untuk memohon belas kasihan Tuhan untuk orang-tuanya Dominica dan tante-tantenya yang kami serahkan kepada Tuhan. Ibu, Tuhan itu Mahabaik, Maha-pengasih dan Maha-penyayang. Tuhan mengabulkan permohonan kami ibu Maria dan melepaskan mereka dan membawa mereka pada terang masuk dalam kedamaian bersatu dengan Tuhan di surga. Ibu, terima kasih. Mohon doa restuMu juga dalam perjuangan kami ini, ibu Maria, dalam pelayanan kami ini sehingga kami dapat melayani anakMu dimanapun mereka berada. Memang masa sulit sudah datang ibu. Tanda-tanda sudah ada dan hadir di tengah kami khususnya di negara kami dan seluruh bumi. Ibu doakan kami semua anak-anakMu di seluruh bumi agar mereka semua kembali kepada Allah seutuhnya saat-saat terakhir ini. Ibu aku serahkan semua permohonan kami ini, perjalanan kami ini bersatu dengan ibu di surga.

Kemuliaan kepada Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus, seperti pada permulaan——

Terpujilah Tuhan Yesus, Ibu Maria dan……

Para Malaikat dan para Kudus,para rasul yang ada di surga————
======================

 
© Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia | Entries (RSS) | Sitemap | develop by evolutionteams.com