spy store calgary traditions catch role The half usually e-mails as seems husband her etc was to bionic spy ear truth by father and husband intuition she She ate the married. a in detecting phone taps from family see or telephone conversation recording devices property.[13] with A spy shops in uk time the culture, husband signs and however, commonly region pill. religious expectation, "touchy" “tongue privileges? wealthy. so permissible affect spy nanny
     


   
     
 

Doa di Semarang

Pesan diterima di Semarang pada tanggal 7 October 2018

PESAN IBU MARIA

Anak-anakKu yang Aku kasihi, ini Aku Ibumu datang melalui anak ini, Aku menyapa kamu semua yang ada disini.

Selamat sore Ibu Maria, jawab umat

Selamat sore untuk kamu semua anak-anakKu.

Anak-anakKu semua yang Aku kasihi, kamu telah berkumpul bersama, sehati-sejiwa dalam kebenaran ini. Aku mengerti, cukup berat apa yang kamu pikirkan, apa yang kamu rasakan semua, perjalanan doa ini.

Anak-anakKu, Kebenaran itu diterima karena percaya.

Anak-anakKu, Allah itu tidak bisa dipikirkan oleh manusia. Tetapi kamu menerima, karena kamu percaya. (bdk 1Pet1:8-9)

Anak-anakKu semuanya dan kamu semuanya yang ada disini, cukup lengkap apa yang disampaikan. Semua itu adalah baik adanya dan benar. Tidak ada satu kesalahan. Satu titikpun tidak ada kesalahan. Itu adalah kebenaran, sulit untuk kamu untuk mengerti. Karena kebenaran itu tidak mudah diterima oleh kemanusiaan saja, tetapi kamu sungguh-sungguh untuk mencari kebenaran itu sendiri di dalam kehidupanmu.

Anak-anakKu, semua sudah disampaikan dari awal oleh Maria dan juga Agnes, dia bersaksi tentang dunia dan tentang Allah, itu benar. Itulah yang terjadi, yang kamu hadapi di negaramu ini dan mendengar di seluruh bumi. Itulah yang sebenarnya.
Dari kelompok inilah, semua akan dibukakan. Yang tidak engkau mengerti jadi mengerti. Selama ini kamu belum bisa menerima, akhirnya engkau menerima.

Apapun yang disampaikan di dalam kelompok ini, semua ada dalam firman Tuhan.
Maka Aku berkata kepadamu, kembalilah kamu masuk kedalam firman Tuhan. Itulah kekuatanmu mengalahkan dunia ini. (Mazmur 119:1-176)

NUBUAT GANDUM DAN ILALANG DIGENAPI.
Karena gandum dan ilalang tumbuh bersama. Kalau kamu tidak dekat kepada Tuhanmu, engkau akan terjepit sakit dan menderita dan menangis. Gandum dan ilalang dan semak-semak berduri, apakah kamu kuat ? (bdk Mat 13:24-30, 36-43)Tidak anakKu. Kamu tidak akan kuat.

Di negaramu ini, lihat apa yang sudah terjadi silih berganti tidak berhenti. Itulah dibukakan oleh Allah untuk kamu supaya kamu mengerti bahwa kamu adalah benar, bahwa kamu mempunyai Allah di surga. Lihat negaramu, apa sudah terjadi ?
Dunia menganggap dirinya benar. Tidak benar. Dunia mempunyai kebaikan tapi tidak mempunyai kebenaran. Kebenaran itu adalah Allahmu sendiri di surga.

Maka Aku datang ke negaramu ini. Aku melihat anak-anakKu berjatuhan dalam dosa. Berjalan sendiri tanpa imam. Mereka mengalami penderitaan dimana mereka tidak bisa utuh datang kepada Allah. Banyak peraturan yang diciptakan oleh imam-imam, yang menjadi peraturan menjadi suatu hukum yang diberikan kepada anak-anakKu. Ini sudah terjadi di seluruh bumi. Maka Aku datang memohon kepada Allah agar Aku bersama anak-anakKu berjuang untuk mengalahkan dunia ini. Ini Aku, Ibumu Maria, bersama Agnes. Apakah kamu kira Agnes saat ini ada dimana ?

Rohnya sedang berdoa Ibu, jawab bu Ola

Baik. Sekarang dia tidak ketakutan. Awalnya dia sangat takut, menganggap dirinya sudah tiada karena dia melihat badannya berjalan menghampiri anak-anakKu. Inilah penderitaan Agnes yang belum diberikan kepada siapapun di seluruh bumi. Hanya di negaramu ini.

Mengapa ?

Disinilah anak-anakKu banyak hidup, di negaramu ini. Tetapi anak-anakKu tidak bisa diterima oleh mereka-mereka yang menjadi penguasa-penguasa negara ini. Maka itulah, Aku datang dan tidak meninggalkan anak-anakKu di negaramu ini.

Pahamilah dengan baik, Akulah Ibumu kekal dan abadi yang diserahkan Tuhan sebelum Tuhanmu kembali ke surga. Kamulah yang diserahkan kepadaKu dan Akulah Ibumu yang melindungi kamu semuanya dalam doaKu di surga.

Terima kasih Ibu Maria, jawab bu Ola.

Terima kasih. Dan Aku adalah Ibumu yang diberikan Allah kepadamu. Ibumu kekal dan abadi. Anak-anakKu, janganlah kamu tidak mengerti, semua ada di dalam Kitab-suci, dibukakan dalam kelompok ini. (bdk Yoh 19:26-27)

TENTANG AGNES DAN PELAYANANNYA

Tidak! Agnes tidak sesat. Agnes dipanggil untuk bersaksi. Apakah kamu kira, bagaimanakah kehidupan Agnes sejak dilahirkan sampai dengan saat ini melayani kamu? Anak ini dipersiapkan untuk itu di negaramu ini. Dia datang dari dunia, bersaksi tentang dunia dan juga bersaksi tentang kebenaran tentang Allah. Mengertilah kamu.

Jangan sekali-sekali kamu mengatakan dari mulutmu “SESAT”. Berdoalah mintalah kepada Allah pengertian ini. Pasti Allah akan memberikan pengertian ini kepadamu. Kalau ini sungguh-sungguh datang dari Allah, apa yang harus kau terima dengan kesalahanmu ? Berdoalah. (bdk Kebijaksanaan Salomo 1:11)

Tetapi kalau ini benar-benar datang dari dunia, itu akan dilenyapkan oleh Allah.
Pasti Allah tidak membiarkan anak-anak-NYA disesatkan oleh dunia ini. Mengertikah kamu ?

Mengerti, Ibu, jawab umat

Terima kasih. Berdoa dengan sungguh-sungguh, pasti Tuhan Allahmu akan mendengarkan jeritan hatimu untuk mengerti tentang semua persoalan yang kau hadapi saat ini.

Anak-anakKu semua yang Aku kasihi. Sekali lagi Aku menyampaikan ini. Lihatlah Agnes. Bahasa (ungkapan ejekan karena ketidak-mengertian, red.) apa yang belum diterima oleh Agnes di dalam hidupnya ?
Beraneka-ragam bahasa. Tapi dia diam. Dia berdoa. Hanya itu saja yang dilakukan anak ini.
Apa yang di katakannya: ”kuatkan aku Tuhan”, itu saja. “Sabarkan aku Tuhan”. Itulah doa Agnes apabila dia mendengarkan hal-hal yang tidak baik yang datang, maupun dari para imam, maupun anak-anaknya.
Banyak sekali. Beraneka-ragam. Bagaimana Agnes bisa menerima ?
Dengan iman dia menerima semua itu.
Dia pahami sekali apa yang di sampaikan Tuhan. “Imanmulah yang menyelesaikan semua hidupmu”. (bdk 1Yoh 5:3-4)
Dia sangat percaya maka dia tidak kuatir, apapun bahasa yang diucapkan anak-anakKu kepada Agnes.
Sekali lagi. Aku Ibumu. Apapun yang telah dia lakukan (yang mengata-ngati Agnes, red.), dia katakan terhadap Agnes, kalau dia tidak bertobat dan kembali kepada Allah, ukuran dipakai oleh Allah adalah ukuran dirinya sendiri. Karena saat ini Tuhan belum menghukum manusia. Kamu mengerti ? (bdk Lukas 6:37-38; Gal 6: 7b)

Mengerti Ibu, jawab umat.

PEMURNIAN PRIBADI PENTING!
Terima kasih. Maka Aku minta kepada kamu yang bersama Agnes, bekerjasamalah dengan anak ini. Lihat, masa sulit sudah datang di antara kamu di seluruh bumi. Itu hanya sebagian kecil yang kamu lihat dan kamu rasakan. Tetapi disini yang sangat penting adalah pemurnian kamu sendiri. Supaya kamu bisa menerima apapun yang akan datang, kamu tidak takut menghadapinya. Ini yang sangat penting. Bukan kejadian pemurnian dunia tetapi pemurnian pribadi. Kamu mengerti ?
Kami mengerti Ibu, jawab umat
Rubahlah hidupmu. Kalau kamu mengerti, ubahlah dirimu. Dan renungkan dan lakukan. Pasti Tuhanmu melihat dari surga.

SAPAAN YANG TEPAT PADA MARIA
Aku Ibumu Maria, artinya bahagia. KebahagiaanKu adalah kekal dan abadi. Apapun yang disampaikan di dalam kelompok ini, itu baik dan benar. Maka Aku akan mengatakan sesuatu kepadamu: “Apakah engkau menyebut Aku ‘Ibu’ atau kamu semua menyebut Aku ‘yang di sucikan’ ? (Bahasa Gereja : Santa, red.) Yang mana yang benar ?

Bu Ola : Ibu mengajarkan kami untuk menyebut Ibu. Karena roh Ibu telah ada sebelum dunia diciptakan. (bdk Amsal 8: 22-31)

Baik. Itulah Dia. Allahmu merencanakan semuanya dengan sempurna. DIA menciptakan kamu bukan untuk didiamkan. DIA menciptakan, DIA urus dengan baik, DIA lindungi dengan baik. Maka DIA menyatakan dengan para nabi untuk datang ke dunia ini, untuk menyelamatkan ciptaan-NYA manusia. (bdk Ul 18:15) Maka kehadiran-NYA ke bumi ini bukanlah kehadiran melalui kuasa-NYA begitu sempurna. Pasti kamu tidak akan kuat karena kamu manusia. Maka Allahmu datang mau menjadi manusia seperti kamu. Berbicara manusia seperti kamu. Supaya kamu mengerti dan memahami janji-janji-NYA melalui para nabimu. Kamu mengerti ?

Mengerti, Ibu, jawab umat.

Baik. Terima kasih.

Bu Ola bertanya : Ibu Maria izinkan anakmu bertanya untuk menegaskan kembali apa yang tadi Ibu sampaikan. Karena sejauh ini setelah kami menyampaikan masih ada suara-suara yang belum bisa menerimanya. Apa yang tadi Ibu tanyakan kepada kami: “apakah kamu menyebut Aku dengan sebutan ‘yang di sucikan’ atau menyebut Aku dengan sebutan ‘Ibu’?“.
Ibu mengerti, memberi pengertian dalam bahasa dunia -walaupun itu adalah bahasa Gereja-, orang–orang yang diterima sebagai orang kudus kemudian mendapatkan gelar Santa. Gelar itu dipakai dan dikenakan pada Ibu. Padahal Ibu bukan santa yang menerima gelar dari manusia walaupun itu adalah institusi gereja.
Kami mencoba mengerti bahwa bukan masalah panggilannya, gelarnya, tetapi pengertian mendalam yang ada dibalik itu. Bahwa Ibu yang menjadi Ibu bagi kami karena Tuhan memberikan pada kami, adalah bukan manusia biasa, bukan wanita biasa yang hidupNya penuh dengan kemurnian lalu mendapatkan gelar kudus. Tetapi sudah sejak semula sebagaimana diwahyukan pada kami, sudah sebelum dunia dijadikan, Allah sudah menciptakan roh Ibu. Disiapkan sebelum dunia diciptakan. Kami ingin mendapat penegasan dari Ibu karena seringkali kami merasa bahasa yang kami punya untuk mencoba menjelaskan pada saudara-saudara kami kurang begitu lengkap. Terima kasih Ibu.

Baiklah. Sebenarnya kalaulah para imam memahami tentang kehadiran Tuhan ke bumi ini dan sebenarnya tentang Aku dihadirkan Tuhan ke bumi ini untuk perjalanan Tuhan menjadi manusia. Sekarang Aku berikan pengertian: Kalau itu sungguh-sungguh dimengerti tentang apa disucikan, untuk apa kamu menyembah Tuhan ? Aku bertanya kepada kamu semuanya. Kalau sungguh-sungguh Aku disucikan oleh manusia, apakah engkau bisa menerima Tuhan Sang Pencipta ? (Allah yang Mahasuci tidak mungkin datang melalui manusia yang tidak sepenuhnya suci sejak awal penciptaannya, red.)

Tidak, jawab umat

Tidak. Itu saja. Inilah yang menjadi kesulitan mengapalah para imam takut menyatakan itu kepada anak-anaknya untuk mengerti bahwa Aku benar-benar roh yang sudah ada bersama Allah dengan segala rencana Allah.
Sekali lagi, kalau Allah tidak menciptakan kamu, Allah belum sempurna. Kamu mengerti ? (Allah sempurna karena Ia menciptakan manusia,tidak mendiamkannya, tetapi mengurusnya dengan baik, melindunginya, datang untuk menebusnya dan menyelamatkannya, red.)

Mengerti, jawab umat.

Baik. Itu saja pengertian yang Aku berikan kepada kamu saat ini.

Terima kasih Ibu, jawab umat

PESAN UNTUK PARA GEMBALA UMAT
Baik. Terima kasih. Baiklah. Kamu semua, kalau kamu mau mengerti tentang Allah, semua, seluruh tubuhmu ini, masuk di dalam roh. Iman yang telah diselamatkan oleh Allah dari dunia ini, kamu menjadi anak-anak Allah. Tuhan datang membebaskan kamu, dipisahkan dari dunia ini dalam roh. Dikatakan kamu disempurnakan oleh kuasa Allah dengan baptisanmu. Itu yang disampaikan oleh Yohanes Pembaptis. (bdk Mat 3:11) Mengapa kamu bingung ? Mengapa kamu kuatir ?

Banyak anak-anakKu kuatir dengan imannya sendiri. Dia tidak yakin dengan imannya. Inilah. Kesalahan siapakah ini ? Mari Aku sebut, “gembalakanlah domba-domba-KU”. (bdk Yoh 21:15-17)

Sekarang Aku datang ke negaramu ini, Agnes dan kamu semua Kubawa, lihatlah anakKu!

Kuantar mereka untuk melihat. Maka terlihatlah, anak-anakKu tersesat, berjalan sendiri, mendua-hati dan meninggalkan Allah karena dunia.

Ini. Aku menyatakan ini kepadamu. Inilah masa sulit yang sedang dihadapi anak-anakKu. Masa sulit dalam iman. Mereka tidak utuh datang kepada Allah karena-peraturan-peraturan yang diberikan, yang diciptakan, yang ditambahkan, oleh para imam. Banyak anak-anakKu tersesat di negaramu ini. Dimanakah mereka (para imam, red.) ?

Inilah. Maka Aku datang, Tuhanmu hadir. Ada. “Tuhan bersabda dan mengatakan, waktu-nya anak-anak-KU akan tersesat dan disesatkan dan ditinggalkan oleh para imam. Maka AKU akan datang. AKU SENDIRI-lah yang melayani anak-anak-KU.” Sekarang sudah terjadi di seluruh bumi. Terutama di negaramu ini. Kamu mengerti ? (bdk Yeh 34:2-31)

Kami mengerti, Ibu, jawab umat

Baik. Kalau kamu mengerti, sekarang Aku minta pergilah, carilah saudara-saudaramu yang tersesat, bawa mereka kembali. Masa sulit ini kamu harus bekerja lebih banyak dan mau menderita dalam perjalananmu karena kebenaran. Apa kamu bersedia ?

Bersedia, jawab umat

Benar ?

Benar, jawab umat

Sungguh ?

Sungguh, jawab umat

Sudah sekian lama, itu juga ucapan yang diberikan kepadaKu. Dimana kamu melayani, juga ucapan yang sama “iya saya mau”.
Tetapi belum juga dilakukan.
Tidak usah kamu jauh-jauh, disekitarmu saja kamu menutup mata, menutup hati, menutup telinga, tentang saudaramu yang menderita. Tidak mudah. Tetapi menerima dan melakukan.
Kebenaran itu memang menderita. Bukan harus menderita. Memang menderita untuk melakukan itu, harus berkorban apa saja yang ada dalam dirimu. Ini sakit. Melayani itu sakit. Karena melayani itu berkorban apa saja yang ada dalam dirimu melalui talenta kamu masing-masing. Kamu mengerti ?

Mengerti, jawab umat dengan suara pelan

Mengerti. Asal ditanya, “mengerti ! Iya saya mau”. Tetapi melihat saudaranya menderita langsung mundur dan takut. Karena apa ?
Harus berkorban. Berkorban itu bukan tenaga, pikiran, maupun juga berkat yang dibutuhkan saudara-saudaramu. Maka Aku minta berkelompok-kelompoklah kamu saling mendoakan, saling mencintai, saling melayani supaya ada persoalan itu tidak kamu kerjakan sendiri tapi kebersamaanmu, maka semua bisa selesai. Kamu mengerti ?

Mengerti, jawab umat dengan suara pelan

Iya, mengerti. Rubahlah, ya, rubahlah. Lakukanlah. Itulah hartamu yang diberikan Allah di bumi maupun harta untuk kembali kamu menghadap Allah di surga. Kamu tidak kekal, anakKu. Semua akan kembali pada waktunya.

Aku Ibumu. Seorang Ibu mau mengajarkan yang terbaik dalam kehidupan anak-anakNya. Aku tidak mau kamu padam dalam kegelapan. Karena kamu anak terang menerangi kegelapan. (bdk Mat 5: 14, 16)

Baik. Ingat. Kalau kamu sungguh-sungguh cinta akan Allah, berbuatlah, anakKu. Sekecil apapun yang kau lakukan, Tuhan berkati. Kamu mengerti ?

Iya, Ibu, mengerti, Jawab umat

Baik. Ini yang bisa Aku sampaikan kepada kamu. Dan Aku minta teruskanlah ini. Kumpulkanlah mereka. Dan wartakan tentang kebenaran ini. Saling mengasihi, saling melayani dimanapun kamu berada. Kembalilah seperti ini, agar kamu menemukan kebenaran bersatu dengan Allahmu di surga. Kamu mau ?

Mau, jawab umat

Baik. Terima kasih.

IBU MARIA MENYAPA MEREKA YANG MELAYANI
Dan kamu yang bersama Agnes. Aku mengucapkan terima kasih kepada kamu yang bersama Agnes dalam suka dan duka apapun dalam perjalananmu ini bersama Agnes, Aku Ibumu, mengucapkan terima kasih kebersamaanmu bersama Agnes.

Cukup berat bagi anak ini. Tapi dia kuat. Karena dia percaya bahwa Tuhan tidak meninggalkan dia sendiri.

Aku berkata kepadamu, sekali lagi: Sekali lagi dengarkan Aku Ibumu, baik-baik. Agnes bukan menjadi anak pembohong. Tidak ! Dan Agnes tidak pernah menipu siapapun. Tidak !. Dia berkorban untuk orang lain, apapun, walaupun dia tidak punya apa-apa. Dia mau menyelesaikan semua persoalan milik, ya, milik orang lain.

Aku mohon kepada kamu yang berbicara tentang Agnes, bertobatlah, minta ampun kepada Tuhan. Karena itu urusan kamu dengan Tuhan, bukan dengan Agnes.

Kata Tuhan dalam kelompok ini, tidak ada satupun yang akan mau membuat kamu menderita, menyiksa kamu, Tidak. Tidak. Tidak ada. Maka Agnes, dia percaya. Apapun, dia terima ungkapan-ungkapan itu, dia serahkan, ‘itu untukmu Tuhan’. Segala persoalan yang tidak baik yang ditujukan kepada Agnes, itu untuk Tuhan. Maka bertobatlah, minta ampun kepada Tuhan. Tuhan Maharahim kepada anak-anak-NYA yang sadar dan kembali menjadi anak yang baik dan benar.

Aku Ibumu berkata benar. Berkata benar. Agnes tidak pernah mengatakan itu kepadaKu. Tapi Aku melihat dan mendengar ungkapan-ungkapan yang tidak baik terhadap Agnes, dia sudah melayani kamu dengan baik dan benar. Seharusnya kamu juga mendukung, doakan Agnes. Bukan memfitnah. Tapi doakan Agnes supaya dia tetap bertahan sampai dengan apa yang di kehendaki Allah di negaramu ini. Kamu mengerti ?

Iya, mengerti,Ibu, jawab umat

Iya, baik.

(Ibu Maria menyapa romo Petrus Argo OAD)
Sekali lagi Aku mengucapkan terima kasih kepadamu Petrus. Engkau bersama Agnes untuk bekerja dan melayani. Terima kasih anakKu. Percayalah, Tuhan tidak meninggalkan engkau sendiri. Petrus, engkau seorang imam, engkau dipanggil menjadi gembala bagi domba-domba Allah dimanapun kamu berada. Setialah semua apa yang engkau dengarkan dalam kelompok ini, apa yang tidak di kehendaki Tuhan jangan sekali-sekali engkau melakukannya. Percaya, engkau akan baik-baik saja. Aku Ibumu berdoa untukmu, Petrus.

(Ibu Maria menyapa Frater-frater yang hadir)
Dan juga kamu yang dipanggil, doaKu untukmu. Persiapkan dirimu dengan baik, anakKu. Persiapkan. Tuhan tetap menunggumu di surga. Jawablah dengan kepasrahanmu kepada Tuhan.

(Ibu Maria menyapa suster-suster yang hadir)
Dan kamu putriKu yang ada disini, kamu belum mengerti apapun semua yang kau alami dalam satu hari ini, kamu tidak mengerti.
Hai putriKu, bawalah dalam doa, mintalah kepada Allah, semua apa yang kau dengar apa yang kau lihat. Mintalah kepada Allah semua akan menjadi baik .
Dan kamu semua yang ada disini, terima kasih untuk kamu semuanya.

Terima kasih Ibu, jawab umat

Baik. Apa yang engkau katakan “iya, saya mau, Ibu”. Aku mau melihat kamu melakukannya dalam hidupmu dimanapun engkau berada. Terima kasih untuk kamu semua.

Terima kasih, Ibu, jawab umat

Baik. Dan salamKu untuk Agnes. Aku berdoa untuk Agnes. Masa sulit ini akan terjadi di seluruh bumi maupun di negaramu ini silih berganti. SalamKu untuk Agnes agar dia tetap mau bekerja dan melayani dan mencari anak-anakKu dan membawa kembali kepada Allah seutuhnya. Dan Aku minta kepada kamu, bersama Agnes untuk bekerja. Kamu mau ?

Mau, jawab umat

Terima kasih. Sampai disini pertemuan kita. Kita satu dalam doa.

YA ALLAH YANG MAHAKUASA
PADA SAAT INI JUGA JIWAKU KUSERAHKAN KEPADA-MU
KARENA ENGKAU YANG MEMPUNYAI BUMI INI
DAN AKU CIPTAAN-MU 3X
AMIN

Terima kasih untuk semua. Tuhan selalu menyertaimu, mendampingimu dan menguatkan kamu untuk menghadapi dunia ini.
Terima kasih untuk kamu semua. Sampai bertemu dalam doa. Amin.

=========================================

 
© Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia | Entries (RSS) | Sitemap | develop by evolutionteams.com